Industri Komponen Otomotif Nasional Bakal Stagnan

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Tahun ini diperkirakan menjadi tahun kurang bergairah bagi industri komponen otomotif seiring  prediksi pertumbuhan pasar otomotif nasional yang bakal jalan di tempat.

Pertumbuhan industri komponen otomotif hingga akhir tahun diperkirakan mencapai 3% hingga 5% karena tren penjualan mobil dan sepeda motor yang diproyeksikan stagnan pada tahun ini.

“Pasar komponen industri otomotif sangat bergantung kepada penjualan mobil dan sepeda motor. Jika penjualan mobil dan sepeda motor stagnan, tentu bisnis kami ikut stagnan,” kata Ketua Umum Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor Indonesia (GIAMM), Hamdhani, di Jakarta, Jumat (20/2).

Saat ini, menurut Hamdhani, industri sepeda motor dan mobil sulit menambah kapasitas produksi karena pangsa pasarnya tidak tumbuh. Kondisi ini tentu berpengaruh langsung terhadap bisnis komponen otomotif.

“Rata-rata mobil yang diproduksi di Indonesia sudah menyerap 60% hingga 80% komponen dari lokal, sisanya diimpor dari beberapa negara. Sedangkan untuk pasar sepeda motor, hampir 100% komponen menggunakan bahan baku lokal,” paparnya.

Meskipun komponen otomotif sudah diproduksi di Indonesia, lanjut Hamdhani, namun bahan bakunya masih bergantung dari impor.

“Ada sekitar 75% bahan baku komponen otomotif yang masih impor,” ujarnya.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi penjualan mobil tahun ini akan menyentuh angka 1,2 juta unit, kurang lebih sama dengan tahun lalu.

Sedangkan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memproyeksikan penjualan sepeda motor tahun ini sama dengan tahun lalu sebanyak 7,9 juta unit. [mor]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here