GM Indonesia Merugi Rp2,5 Triliun

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Keputusan PT General Motors Indonesia (GMI) untuk menutup pabrik pembuatan Chevrolet Spin lebih karena pertimbangan dari sisi keuangan. Terlebih penjualan Spin tidak sesuai harapan.

Menteri Perindustrian Saleh Husin menyatakan PT General Motors Indonesia mengalami kerugian hingga US$200 juta atau sekitar Rp2,5 triliun selama periode 2013 hingga 2014.

“Sejak awal produksi mobil jenis multi purpose vehicle (MPV) Chevrolet Spin, GM sudah rugi sampai US$200 juta. Namun, perseroan tetap melanjutkan produksinya, dan permintaan produknya tidak mengalami peningkatan,” kata Saleh dalam pertemuan dengan jajaran direksi PT GMI di Jakarta, Senin (2/3).

Sedangkan Plt Presiden Direktur GM Manufacturing Indonesia, Pranav Bhatt, menyatakan penutupan pabrik Chevrolet Spin di Pondok Ungu, Bekasi, dilakukan karena pertimbangan keuangan.

“Penutupan pabrik karena keputusan finansial dan keputusan bisnis. Kami punya pabrik Spin di Bekasi, dan penjualan Spin kurang menguntungkan serta butuh biaya tinggi dan volumenya kecil,” paparnya.

Pranav menilai, berhentinya produksi Spin di Indonesia bukan berarti perusahaan bakal mengimpor jenis kendaraan ini dari negara lain. Ke depan, perusahaan bakal fokus menjual produk Sport Utility Vehicle (SUV) dan pikap.

“GM akan tetap ada di Indonesia, kita akan tetap menjual Chevrolet di Indonesia dan fokus menjual SUV dan pikap. Kita akan tetap mendukung semua konsumen di Indonesia dari sisi aftersales,” tuturnya.[yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?