11 Tips Aman Berkendara dari Aksi Begal Mobil

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Maraknya aksi kejahatan, seperti pencurian dan perampokan yang terjadi di jalan raya, saat ini cukup meresahkan masyarakat. Tak tangung-tangung, tindak kejahatan seperti aksi begal mobil, nyawa pun bisa jadi taruhannya.

Lalu bagaimana cara meminimalisir agar tidak menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan?

Berikut 11 tips berkendara aman dari aksi kejahatan di jalan raya yang dihimpun Rajamobil.com dari berbagai sumber:

1. Pastikan Anda membawa surat kendaraan SIM dan STNK di dalam saku atau dompet.

2. Pastikan perlengkapan standar di dalam mobil tersedia dan mudah dijangkau, seperti kotak P3K, obeng, tang, dongkrak roda.

3. Pastikan mobil Anda dalam kondisi layak jalan. Coba periksa kondisi aki, oli, air radiator, dan tekanan ban. Hal ini guna menghindari mogok di jalanan yang dapat mengundang pelaku kejahatan.

4. Usahakan mobil Anda memiliki alat keamanan, seperti alarm dan kunci stir, serta kalau bisa memakai kaca film yang sedikit lebih gelap.

5. Jangan meninggalkan surat-surat penting di dalam mobil, seperti STNK, BKPB atau surat berharga lainnya.

6. Jika Anda membawa laptop dan tas jangan letakkan di kursi mobil, baik di depan ataupun di tengah. Sebaiknya dimasukkan di dalam bagasi mobil.

7. Jangan menaruh dompet, ponsel, atau gadget lain di kursi. Sebaiknya simpan di saku atau laci dashboardyang tidak terlihat dari luar mobil.

8. Bila berhenti di tempat terbuka, parkirkan mobil di tempat yang aman. Pastikan semua pintu mobil dalam keadaan terkunci, dan lebih baik lagi jika Anda memiliki kunci ganda, seperti kunci stir.

9. Jika di tengah jalan ada pengendara lain yang memberitahukan ban kempis atau pintu tidak tertutup rapat, usahakan berhenti di tempat aman dan ramai, misalnya di pos polisi, pom bensin, bengkel, mini market, dll.

10. Usahakan tidak berkendara larut malam, terutama di jalanan sepi atau jalanan terkenal rawan. Jika terpaksa pilih alternatif jalan yang ramai.

11. Pastikan alat komunikasi Anda seperti ponsel memiliki pulsa cukup agar dapat menghubungi pihak kepolisian atau orang terdekat jika dalam keadaan darurat.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here