Produsen Komponen Otomotif Minta Kejelasan Soal Bea Masuk

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Industri otomotif nasional menginginkan ada kejelasan mengenai barang dan bahan baku yang bisa mendapatkan fasilitas bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP).

Untuk itu, produsen komponen otomotif meminta pemerintah mendata ulang jenis barang atau bahan baku yang mendapatkan fasilitas bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP).

“Ada beberapa jenis barang yang mampu diproduksi di dalam negeri, tetapi mendapatkan fasilitas tersebut. Hal itu dikhawatirkan akan lebih mempermudah importasi barang dan mematikan industri di dalam negeri,” kata Ketua Umum Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hamdani D. Salim, di Jakarta, Senin (25/1).

Hamdani menilai, kebijakan tersebut akan menguntungkan industri. Namun, pelaku usaha komponen otomotif meminta agar ada penyusunan ulang terhadap jenis barang dan bahan yang akan diberi kemudahan tersebut.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk menjamin implementasi dari BMDTP itu, serta kemudahan bagi pelaku industri untuk memproses perizinan impor bahan baku,” papar dia.

Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) untuk sektor otomotif diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 273/PMK.010/2015 tentang Bea Masuk ditanggung pemerintah sektor industri tertentu tahun anggaran 2016.

Adapun pagu anggaran yang disediakan untuk industri pembuatan komponen kendaraan bermotor senilai Rp107,27 miliar yang terdiri dari 51 jenis produk, dan untuk pembuatan karoseri kendaraan bermotor senilai Rp1,45 miliar untuk 18 jenis produk.

Dalam bea itu ditentukan bahwa barang dan bahan yang mendapatkan BMDTP bukan merupakan produk yang dikenakan pembebanan bea masuk 0%, produk yang dikenakan bea masuk 0% berdasarkan perjanjian internasional dan produk yang dikenakan bea masuk anti dumping, dan produk yang ditimbun di penimbunan berikat.[yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here