Kenapa Program Mobil LCGC Jalan di Tempat?

Kenapa Program Mobil LCGC Jalan di Tempat?

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Mungkin Anda merasa bahwa program mobil murah dan ramah lingkungan seperti jalan di tempat. Jika memang benar faktanya seperti itu, tahukah Anda pemicunya?

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Sudirman M.R., menyatakan ada keterlambatan aksi dari pemerintah terkait dengan lanjutan dari program Low Cost Green Car (LCGC).

“Keterlambatan bukan sepenuhnya kesalahan dari pemerintah. Kelesuan pasar selama satu tahun terakhir juga menjadi penyebab, di mana pelaku industri terkesan pasif dan lebih fokus pada pemulihan kinerja penjualan,” katanya di Jakarta, Selasa (9/2).

Tim yang telah dibentuk oleh Kementerian Perindustrian, menurut Sudirman, akan melakukan revisi terhadap roadmap yang telah disusun, sehingga implementasi program mobil dengan emisi rendah atau Low Carbon Emission Programme (LCEP) bisa lebih maksimal. Adapun program LCEP ini merupakan kelanjutan dari program LCGC demi menciptakan lingkungan yang lebih ramah.

“Nantinya, tim itu akan menyusun roadmap hingga 2022 atau 2025,” papar dia.

Menurut PP No. 41/2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah, mobil murah hemat energi bisa mendapat insentif pajak.[yog].

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here