Berkat Model 8 Silinder, Penjualan Ferrari Melonjak Sepanjang 2015

Berkat Model 8 Silinder, Penjualan Ferrari Melonjak Sepanjang 2015

RAJAMOBIL.COM, Maranello – Ferrari N.V. (NYSE/MTA: RACE) (“Ferrari” atau “Perusahaan”) melaporkan hasl penjualannya sepanjang tahun 2015. Tercatat total produsen mobil dengan logo kuda jingkrak tersebut mampu menjual 7.664 unit pada tahun lalu.

Penjualan tersebut meningkat 6 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dari keterangan tertulisnya yang diterima Redaksi Rajamobil.com, Ferrari menjelaskan bahwa kenaikan tersebut berkat kesuksesan dari model 8 silinder (V8).

Mesin V8 yang dibenamkan Ferrari terdapat pada mobil, seperti California T, 458 Speciale A, dan 488 GTB. Jajaran mobil dengan mesin V8 ini mampu menyumbang 17% dari total penjualan tahun 2015. Sementara itu, model dengan mesin 12 silinder (V12) turun berkontribusi sebanyak 24%, saat F12berlinetta dan FF berada pada di tahun ke-4 dan ke-5 pemasarannya, serta ketika pengiriman F12tdf yang dimulai pada Desember 2015.

EMEA, Amerika, dan negara APAC lain juga mengalami pertumbuhan yang baik per tahunnya, dengan masing-masing sebesar 2%, 7%, dan 26%. Unuk China daratan mencatat kenaikan tipis sebesar 10% per tahunnya, namun menunjukkan kemajuan lebih dari 7% selama tiga bulan hingga 31 Desember 2015 setelah diperkenalkannya 488 GTB.

Pendapatan bersih pada Tahun Fiskal Anggaran (TA) 2015 sebesar 2.854 juta Euro, meningkat sebanyak 92 juta Euro atau 3% (-3% pada nilai tukar konstan) dari TA 2014. Pendapatan bersih yang lebih tinggi terdapat pada mobil dan suku cadang (136 juta Euro, +7%) sedikit terimbangi oleh adanya penurunan pada mesin 6 (92 juta Euro, -30%).

Sedangkan EBIT yang disesuaikan berada pada nilai 473 juta Euro, naik sebesar 69 juta Euro (+17%) dari TA 2014. Hal ini merupakan hasil dari naiknya jumlah California T, 458 Speciale A, 488 GTB yang baru saja diluncurkan dan marjin positif dari program-program personalisasi.

Peningkatan ini juga didukung oleh adanya penambahan nilai tukar positif sebesar 41 juta Euro, terutama karena apresiasi dolar AS dan poundsterling Inggris serta pengimbangan sebagian oleh yen Jepang. Dampak dari gabungan tersebut memiliki sedikit kontribusi negatif sebesar 6 juta Euro dikarenakan lebih besarnya proporsi V8 terhadap V12 pada TA 2015 dibandingkan dengan TA 2014.

Biaya-biaya penjualan, umum, dan administrasi tumbuh sebesar 15 juta Euro karena fokus berkelanjutan kami terhadap penanganan langsung pada ritel toko, biaya-biaya korporasi, dan kegiatan-kegiatan balapan F1.

Sementara negara-negara di Timur Tengah dan Afrika, Amerika, dan negara APAC (Asia Pacific), mengalami pertumbuhan yang baik per tahunnya masing-masing sebesar 2%, 7%, dan 26%.

Adapun Cina Daratan juga mencatat kenaikan tipis sebesar 10% per tahunnya, namun menunjukkan kemajuan sebesar +7% selama tiga bulan hingga 31 Desember 2015 setelah diperkenalkannya model 488 GTB.[yog].

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here