RI Harap Pabrikan Mobil Eropa Tambah Investasi

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Saat ini baru produsen mobil Jepang yang menikmati insentif pajak dari pemerintah Indonesia berkat investasinya yang besar. Sementara pabrikan mobil Eropa belum mendapat hak yang sama dengan rival mereka asal Negeri Sakura karena merek asal Benua Biru itu belum banyak berinvestasi di dalam negeri.

Untuk itu, industri otomotif asal Eropa diharapkan meningkatkan investasinya di Indonesia untuk mendapatkan insentif.

“Jika mau investasi banyak, pasti kemudahan maupun insentif akan kami berikan,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Putu, penurunan tarif itu bisa saja dilakukan jika ada kesepakatan antar negara, sehingga masing-masing pihak diuntungkan.

“Bila sudah disepakati penurunan tarif dari waktu ke waktu itu pasti akan bisa,” paparnya.

Sementara itu, Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono, menambahkan, pemerintah memang memiliki rancangan untuk kerja sama dengan Uni Eropa di sektor otomotif.

“Rancangan itu telah dimasukkan dalam scoping paper yang tengah dimatangkan,” ungkap Sigit.

Saat ini, industri otomotif Eropa yang telah memiliki pabrik di Indonesia hanya BMW dan Mercedes-Benz. BMW yang menggandeng PT Gaya Motor sejak 2011 telah menjalankan bisnis perakitan di Sunter, Jakarta Utara, untuk beberapa produk, seperti Seri 3, Seri 5, X1, X3 dan X5.

Mercedes Benz telah berinvestasi sekitar Rp246,57 miliar hingga Rp369,86 miliar antara 2010 sampai dengan 2012 untuk menambah kapasitas produksi dan menambah infrastruktur pabrik di Wanaherang, Bogor. Pabrik ini memproduksi beberapa enam tipe seperti C-Class, S-Class, M-Class, E-Class, GL-Class, dan chassis bus. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here