Otomotif Lesu, Kinerja Industri Komponen Turun 10%

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Harapan akan membaiknya penjualan komponen otomotif secara nasional tahun ini ternyata belum terwujud. Pada awal tahun ini, kinerja industri komponen otomotif masih lesu, bahkan cenderung menurun.

“Total secara keseluruhan, kinerja industri komponen otomotif, baik roda dua dan roda empat masih mengalami perlambatan. Bahkan, jika dibandingkan dengan Januari dan Februari tahun lalu malah terjadi penurunan,” kata Ketua Umum Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hamdhani Dzulkarnaen, kepada pers di Jakarta, Kamis (24/3).

Pada periode Januari, menurut Hamdhani, terjadi penurunan kinerja sekitar 10% dibandingkan dengan kurun waktu sama tahun lalu.

“Khususnya roda dua (mengalami penurunan). Tapi tidak hanya itu, penurunan juga membungkam laju penjualan komponen otomotif roda empat,” papar dia.

Hamdhani menilai, meski tidak separah roda dua, komponen roda empat ikut melambat seiring kinerja pasar domestik juga masih melambat.

“Kalau roda empat, kinerja industri komponennya turun di bawah 10%. Penurunan kinerja komponen terjadi pada segmen original equipment manufacturer (OEM), dan pasar ritel pun ikut tergerus,” ujarnya.

Lebih lanjut Hamdhani  menungkapkan, biasanya agen pemegang merek (APM) menerapkan pengurangan stok produk di awal tahun, terutama Januari dan Februari.

“Dengan gambaran pasar ritel yang juga tersendat, maka diperkirakan penurunan juga didorong melemahnya daya beli masyarakat. Bahkan untuk ritel komponen roda dua, menurun juga,” tutur Hamdhani.

Menurut informasi GIAMM, mayoritas produsen komponen masih menggantungkan nasib dari pasar OEM. Lebih dari separuh atau sekitar 60% hingga 70%, tiap produk komponen merupakan barang OEM. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here