SUV RAV4 Jadi Penyelamat Muka Toyota di AS

RAJAMOBIL.COM, Los Angeles – Selama Maret 2016 adalah masa suram bagi penjualan Toyota di Amerika Serikat, yang turun 2,7 persen menjadi 219.842 unit.

Berdasarkan data yang dirangkum The Automakers, merek Toyota (termasuk Scion) terjual sebanyak 189.644 unit, sedangkan Lexus terjual sebanyak 30.198 unit.

Meski penjualan secara keseluruhan merek Toyota (turun 2,7 persen) dan Lexus (turun 2,8 persen) tak terlalu signifikan, namun segmen mobil penumpang Toyota dan Lexus mengalami pukulan terberat, yakni masing-masing turun penjualannya sebesar 15,6 persen dan 20,8 persen.

Penjualan pick-up Toyota sendiri melorot 3,4 persen. Di tengah lesunya penjualan mayoritas merek Toyota dan Lexus, SUV Toyota RAV4 tampil sebagai ‘penyelamat’ muka pabrikan asal Jepang itu dengan membukukan kenaikan penjualan 6,5 persen menjadi 29.045 unit.

SUV bongsor Highlander juga tampil apik dengan mengemas kenaikan penjualan 6,2 persen menjadi 14.949 unit. Dan meski penjualannya anjlok 16,1 persen, tapi Toyota Camry menjadi model terlaris Toyota setelah terjual sebanyak 36.991 unit, dibuntuti oleh Toyota Corolla sebanyak 32.556 unit (turun 15,2 persen).

Di segmen pick-up bongsor yang kembali naik daun di AS, penjualan Toyota Tundra tercatat turun 19,5 persen menjadi 10.002 unit. Di sisi lain, penjualan minivan Sienna minivan juga turun sebesar 13,6 persen menjadi 11.996 unit.

Dari divisi Lexus, model Lexus GS menjadi model penyumbang penurunan penjualan terbesar, yakni 40,6 persen menjadi 1.524 unit. Menanggapi redupnya performa penjualan Maret, Toyota berkilah bahwa kondisi itu dipengaruhi oleh masa liburan Paskah, sehingga banyak diler yang tutup.

Selain itu juga dipengaruhi oleh perubahan perilaku konsumen yang kini lebih memburu model SUV, crossover dan pick-up, sehingga memukul penjualan mobil penumpang. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here