Ini Cara Bila Indonesia Ingin Jadi Basis Produksi Mobil

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di Asia, Indonesia belum menjadi basis produksi bagi sejumlah prinsipal. Kenapa?

Hal itu terjadi karena produksi mobil masih belum mampu mengejar ketertinggalan dari beberapa negara kuat di sektor otomotif Asia, seperti China, India dan Thailand. Untuk mengatasi kesenjangan itu, pemerintah telah menetapkan industri kendaraan bermotor (KBM) sebagai salah satu industri prioritas.

“Indonesia masih menjadi pasar otomotif bukan sebagai basis produksi otomotif sehingga harus meningkatkan produksi otomotif,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Putu, Indonesia merupakan pasar terbesar di antara negara-negara Asean. Namun untuk produksi, Indonesia masih jauh tertinggal dari Thailand sehingga terpaksa harus mengimpor dari Negeri Gajah Putih tersebut.

“Jika produksi kita tertinggal jauh dari Thailand. Kita harus genjot agar kita bisa tingkatkan produksi,” papar dia.

Pada 2013, produksi otomotif Indonesia hanya sebanyak 1,2 juta unit. Sementara Thailand, produksi otomotifnya telah mencapai sebanyak 2,45 juta unit.

“Indonesia membutuhkan investasi untuk mendorong peningkatan produksi otomotif. Investasi ini bisa mendukung program Low Cost and Green Car (LCGC) atau Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) yang digadang pemerintah,” ujar Putu.

Putu menambahkan, diharapkan peningkatan investasi bisa mendorong program LCGC sehingga Indonesia bisa menyalip produksi otomotif Thailand dalam kurun waktu lima tahun. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here