Toyota Kaji Baterai Rechargeable Magnesium

RAJAMOBIL.COM, Los Angeles – Sepertinya Toyota sudah siap mengubah peta persaingan di segmen baterai yang bisa diisi ulang, dari sebelumnya memakai bahan lithium, kini beralih ke magnesium.

Adalah para insinyur Toyota di Toyota Research Institute of North America (TRINA) yang telah melakukan penelitian serta pengembangan baterai rechargeable (bisa diisi ulang) dengan menggunakan magnesium.

Menurut para insinyur TRINA, seperti dikutip Gizmag, pemakaian magnesium untuk menggantikan lithium akan membuat baterai lebih aman dan lebih berenergi. Baterai magnesium ini tak hanya dapat digunakan untuk kendaraan, tapi juga bisa untuk ponsel dan perangkat elektronik lainnya.

Untuk itu, magnesium diprediksi akan menjadi pengganti yang potensial bagi lithium untuk baterai rechargeable di masa mendatang. Alasannya adalah, lithium kurang stabil saat berada di udara dan dapat terbakar ketika sudah tak lagi dipakai. Itulah mengapa untuk membuat baterai lithium-ion lebih aman, ion dikurangi dan lithium dilekatkan pada batang grafit.

id_user_169-Baterai-Toyota_1462935710932

Cara itu dapat mengurangi jumlah logam (mengurangi densitas), yang pada gilirannya dapat membatasi jumlah daya yang disimpan baterai li-ion. Untuk meningkatkan densitas, para insinyur mengakalinya dengan mencampur lithium dan grafit dan dibuat dalam bentuk sel, tapi tetap saja keseimbangan ini semu.

Di sisi lain, magnesium stabil di atmosfer dan memiliki kerapatan atau densitas energi lebih potensial ketimbang lithium dalam hal penyimpanan daya. Masalahnya adalah, membentuk elektrolit yang tidak menurunkan kemampuan magnesium dalam hal transfer daya yang efisien terbukti sulit dilakukan.

Sekarang kita menantikan hasil kerja para insinyur Toyota atau lembaga lain untuk menciptakan baterai rechargeable berbahan magnesium guna menyongsong babak baru pemasok daya listrik yang lebih aman dan bertenaga. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here