Toyota Prediksi Mobil Listrik Mendominasi Pada 2050

Toyota

RAJAMOBIL.COM, Tokyo – Hingga saat ini, sejumlah pabrikan mobil belum banyak melahirkan mobil bertenaga listrik dan lebih memilih untuk mengembangkan mesin hybrid. Kenapa? Untuk hal ini, Toyota punya jawabannya.

Chief engineer Toyota, Satoshi Ogiso, mengatakan dapur pacu listrik yang dikembangkan saat ini lebih banyak dipakai untuk mobil listrik berdaya jelajah rendah. Alasannya adalah, pengembangan mobil listrik berdaya jelaha rendah lebih kecil biayanya ketimbang mengembangkan mobil hybrid. Tapi sebaliknya, untuk mobil listrik berdaya jelajah tinggi, seperti Tesla atau Chevrolet Volt, biaya pengembangannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan menggarap mobil hybrid.

Menurut Ogiso, seperti dilansir Forbes, masa depan industri otomotif adalah mobil bertenaga listrik. Namun untuk saat ini, mobil listrik dengan jarak tempuh jauh, akan lebih mahal ketimbang hybrid. Pola ini setidaknya akan berlaku hingga 2025.

“Biaya pengembangan mobil listrik murni tergantung pada seberapa jauh daya jelajahnya. Untuk daya jelajah hingga 250 km, pengembangan kendaraan listrik lebih murah ketimbang hybrid,” ungkapnya.

Namun demikian, katanya, banyak konsumen yang mendambakan mobil listrik dengan daya jelajah jauh, yaitu di atas 300 km. Untuk mobil listrik dengan kemampuan jelajah di atas 300 km, jelas lebih mahal setidaknya hingga 2025 mendatang.

Dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, Toyota memperkirakan antara 50 persen hingga 60 persen kendaraan yang diproduksinya adalah kendaraan bermesin hybrid atau fuel cell, sementara sekitar 30 persen adalah mobil listrik murni.

“Tapi kendaraan listrik akan berjaya dan bahkan dapat menguasai pasar otomotif pada sekitar 2050, dengan 90 persen kendaraan baru yang mengaspal adalah mobil listrik,” katanya.

Selain itu, Ogiso juga menjelaskan bahwa Toyota dapat memproduksi mobil hybrid bertransmisi otomatis dengan harga yang sama dengan mobil bermesin diesel. Hal itu berkaitan dengan semakin ketatnya standar emisi yang diterapkan sejumlah negara maju, seperti Amerika dan Eropa. Dengan demikian, mobil hybrid bagi Toyota akan menjadi lebih murah, yang pada prosesnya bakal mematikan kendaraan bermesin diesel. [yog]

Tertarik dengan jajaran mobil Toyota? klik di sini

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here