Mau Tahu Seluk Beluk Soal catalytic converter?

hjsna

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Bagi mobil di era modern seperti sekarang, sistem gas buang menjadi salah satu faktor penting agar kendaraan lulus dalam uji emisi sebelum resmi diluncurkan.

Catalytic converter adalah bagian dari sistem gas buang kendaraan dan perannya cukup penting. Lalu, di manakah kita dapat menemukan lokasi catalytic converter?

Seorang mekanik kawakan di sebuah bengkel mobil di kawasan BSD, Tangerang Selatan, menjelaskan bahwa catalytic converter dilekatkan dengan sistem pembuangan, tepatnya di depan knalpot dan lebih dekat dengan mesin.

Menurut dia, alat ini berfungsi sebagai pengubah gas berbahaya yang berasal dari pembakaran mesin menjadi gas yang kurang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

“Cara kerjanya adalah ketika sistem pembuangan berada dalam kondisi panas ekstrem, logam murni yang berada di dalam struktur sarang tawon mengkatalisasi reaksi kimia, sehingga gas buang menjadi kurang berbahaya ketika keluar dari knalpot,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa mobil-mobil modern yang sudah dilengkapi catalytic converter akan jauh lebih ramah lingkungan ketimbang mobil lawas yang belum menggunakan alat tersebut.

Selanjutnya, apakah catalytic converter bebas perawatan dan tak perlu diganti?

Dalam pemakaian normal, ujarnya, jarang sekali terjadi kerusakan pada catalytic converter. Hanya saja, catalytic converter bisa rusak akibat terkena pantulan batu atau kerikil. Juga dapat terkontaminasi oleh oli mesin, cairan pendingin mesin atau tersumbat oleh tumpukan kotoran sehingga menghambat aliran gas buang.

Mekanik yang irit bicara ini juga memberikan tanda-tanda bila catalytic converter mengalami masalah atau tak bekerja optimal, yakni turunnya performa kendaraan, keluar asap hitam dari knalpot atau tersebar bau seperti telur gosong dari knalpot.

“Busi yang menyala tidak sempurna, kerusakan sensor oksigen atau masalah terkait bahan bakar dan emisi juga dapat memicu catalytic converter terlalu panas,” ungkapnya.

Jadi, secara normal catalytic converter mampu bertahan hingga 10 tahun atau lebih dan penggantian dengan unit baru hanya perlu dilakukan jika alat tersebut rusak, terkontaminasi oli mesin atau cairan pendingin mesin. [yog]

Ingin membeli Mobil baru? Dapatkan penawaran terbaik cuma di sini , Klik !

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here