Perjalanan Hino dipasar otomotif tanah air menorehkan sejarah. Pabrikan kendaraan niaga asal Jepang ini baru saja merayakan prestasi produksi ke-500 ribu unit mereka di Indonesia.

Angak tersebut diperoleh Hino selama 37 tahun berkarir di tanah air. Tentu raihan ini jadi prestasi mengingat Hino merupakan pemain produk kendaraan komesial dengan pasar yang masih kalah dengan pasar kendaraan penumpang.

Presiden Direktur PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), Masahiro Aso, mengatakan pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras dan adanya dukungan penuh dari pelanggan, diler, pemegang saham, manajemen, karyawan, serikat pekerja, pemasok, pemerintah, serta pihak lainnya.

“Dari sebanyak 500.000 kendaraan itu, sebanyak 45 persen berasal dari model UD Truk FN dari total keseluruhan model UD Truk yang ada di Indonesia,” ungkap Masahiro Aso.

Tidak hanya memproduksi dan memasarkan produknya di dalam negeri, Hino juga melakukan ekspor dengan mengirim keberbagai negara. Hal ini membuat Hino memberikan sumbangan devisa kepada negara. Saat ini, Hino tercatat sebagai produsen pertama di Indonesia yang melakukan ekspor kendaraan truk dan bus.

Negara tujuannya seperti Vietnam, Filipina dan lainnya. Selain itu Hino juga terus melebarkan jaringan ekspor kendaraan ke negara tujuan lainnya dengan total tujuan 15 negara, antara lain Filipina, Vietnam, Laos, Haiti, Bolivia dan beberapa negara di Afrika Barat.

Tidak hanya itu, Ekspor komponen kendaraan bermotor Hino juga telah dilakukan ke 17 negara tujuan. Nantinya, volume dan nilai ekspor akan terus ditingkatkan, sejalan dengan diberlakukannya ambang batas emisi gas buang EURO 4 pada tahun 2021.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here