RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Pasar otomotif roda dua semakin pesat berkembang, kali ini persaingan hadir pada segmen skuter matik dengan badan bongsor. Sebut saja Yamaha dan Honda, kedua pabrikan tersebut berlomba dalam menghadirkan produk terbaik bagi para konsumennya di tanah air.

Seperti yang diketahui, pabrikan motor berlogo garpu tala memiliki Nmax sebagai andalannya dan PCX pada Honda. Beragam fitur dihadirkan kedua pabrikan motor asal negeri Sakura ke dalam lini jualnya, tentu saja ada beberapa fitur yang ada di Nmax, namun tak ada di PCX atau sebaliknya.

Memang menjadi dilema bagi anda yang sedang mencari skuter matik berbadan bongsor. Dari pada menunggu lama, simak ulasannya di bawah ini.

DESAIN

Bicara soal desain, Yamaha Nmax hadir dengan aura sporty yang tampak dari lekuk tubuh bagian depan dan garis tegas di bagian belakang. Sedangkan Honda PCX, memiliki desain mewah dan elegan yang dapat terlihat dari bentuk lampu depan bertingkat dan lekukan garis tubuh yang melebar di sektor belakang.

Yamaha Nmax

Honda PCX

 

DIMENSI

Namanya juga skuter bongsor, jangan heran kalo ukurannya memang terbilang panjang dan lebar. Yamaha Nmax memiliki bodi lebih panjang dan tinggi dibandingkan Honda PCX, namun jarak sumbu roda PCX lebih pendek 37 mm dari Nmax.

Ukuran ground clearance Nmax lebih rendah dari PCX, akan tetapi desain jok yang dimiliki Nmax lebih tinggi. Karena posisi duduk dan kaki pengemudi akan mempengaruhi kenyamanan dalam berkendara, namun itu semua tergantung dari postur tubuh masing-masing.

Dimensi Yamaha Nmax

P x L x T 1.955mm x 740mm x 1.115mm
Jarak sumbu roda 1.350mm
Jarak terendah ke tanah 135mm
Tinggi tempat duduk 765 mm
Berat isi 127 kg
Kapasitas tangki bensin 6,6 L

 

Dimensi Honda PCX

Panjang X Lebar X Tinggi 1.923 x 745 x 1.107 mm
Tinggi Tempat Duduk 764 mm
Jarak Sumbu Roda 1,313 mm
Jarak Terendah Ke Tanah 137 mm
Curb Weight 131 Kg (CBS); 132 kg (ABS)

FITUR

Honda PCX lebih unggul kalau bicara soal fitur. Skuter matik ini telah dibekali sektor pencahayaan yang sudah LED lengkap dengan Hazard, Smart Key System, Idling Stop System (ISS), Panel Indikator yang lebih besar dan Power Charging untuk pengisian daya Smartphone. Selain itu, Honda PCX mengadopsi sistem pengereman CBS atau Combi Brake System. Fitur ini sangat ampuh dalam mengoptimalkan jarak pengereman hanya dalam satu tuas rem saja.

Walau tidak memiliki fitur sebanyak PCX, namun Nmax memiliki fitur Anti-Lock Braking System yang lebih canggih jika dibandingkan dengan PCX. Karena, sistem ABS pada Nmax telah menggunakan dua channel, yakni di bagia roda depan dan belakang, sedangkan PCX hanya terletak di roda depan saja. Selain itu, Nmax sudah menggunakan suspensi tabung di roda belakang yang dapat menghadirkan pengalaman berkendara lebih stabil saat melewati medan jalan kurang baik.

MESIN

Selain fitur, pembahasan soal mesin biasanya paling ditunggu. Untuk tenaga, Yamaha Nmax lebih unggul sedikit dibanding PCX. Jantung pacu Nmax memiliki kapasitas 155 cc yang telah dilengkapi dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Teknologi VVA memiliki fungsi dalam menjaga performa terbaik setiap putaran mesin, sehingga dapat menghadirkan tenaga maksimal sebesar 14,8 TK pada 8.000 RPM dan torsi puncak mencapai 14,4 Nm pada 6.000 RPM.

Sementara untuk Honda PCX telah dibekali mesin 149,3 cc sama persis dengan yang dimiliki Vario 150 ESP. Tenaga maksimal yang dihasilkan sebesar 14,4 TK pada 8.500 RPM dan torsi puncak sebesar 13,2 Nm pada 6.500 RPM.

Spesifikasi Mesin Yamaha Nmax

Tipe Mesin Liquid cooled 4-stroke, SOHC
Jumlah/Posisi Silinder Single Cylinder
Kapasitas Mesin 155cc
Diameter x Langkah 58,0 mm x 58.7 mm
Perbandingan Kompresi 10,5 : 1
Daya Maksimum 11.1 kW / 8000 rpm
Torsi Maksimum 14.4 Nm / 6000 rpm
Sistem Starter Electric Starter
Sistem Pelumasan Basah
Kapasitas Oli Mesin Total – 1,00 L ; Berkala 0,90 L
Sistem Bahan Bakar FI (Fuel Injection)
Tipe Kopling Kering, Centrifugal Automatic
Tipe Transmisi V-belt Automatic

 

Spesifikasi Mesin Honda PCX

Tipe Mesin 4 Langkah, SOHC, PGM-FI, berpendingin cairan, eSP
Sistem Suplai Bahan Bakar PGM-FI
Diameter X Langkah 57,3 x 57,9 mm
Tipe Tranmisi Otomatis, V-Matic
Rasio Kompresi 10,6:1
Daya Maksimum 10,8 kW (14,7 PS) / 8.500 rpm
Torsi Maksimum 13,2 N.m (1,35 kgf.m) / 6.500 rpm
Tipe Kopling Otomatis, Sentrifugal, Tipe Kering
Sistem Pendingin Mesin Berpendingin Cairan

1 KOMENTAR

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here