Ini Manfaat BBM Beroktan Tinggi

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Mungkin banyak di antara kita memilih bahan bakar beroktan tinggi hanya untuk mengejar performa mesin.

Untuk mesin modern yang dikendalikan serba komputer saat ini, memilih antara BBM beroktan rendah atau biasa dengan BBM beroktan menengah dan tinggi adalah sesuatu yang bisa jadi lebih rumit, kata seorang mekanik di sebuah bengkel di bilangan Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Ia melihat bahwa saat ini banyak pemilik mobil yang membeli BBM beroktan tinggi agar mesin mobil mereka lebih bertenaga. Padahal tak hanya peningkatan performa yang akan didapat ketika mobil Anda mengonsumsi BBM beroktan tinggi.

Kadar oktan BBM digambarkan melalui angka-angka seperti 85, 87, 89, 92, 95 atau 100 (Pertamax Racing). Semakin tinghi angkanya, maka semakin tahan BBM tersebut terhadap situasi yang dinamakan premature detonation.

Mekanik yang enggan kondang ini menjabarkan bahwa ketika BBM dan udara dikompresi di dalam mesin, campuran otu akan meledak sebelum waktunya, dan kondisi ini tentu tidak baij bagi mesin.

“Pihak pabrikan mobil sudah merekomendasikan oktan yang tepat agar sesuai dengan mesin yang dibuat. Biasanya rekomendasi ini tertera pada tutup tangki,” katanya.

Ia juga memberikan penjabaran mengenai ‘aturan’ mengenai pemakaian bahan bakar, yaitu: 1. Jangan membeli BBM dengan oktan lebih rendah dari rekomendasi pabrikan mobil Anda. Jika BBM oktan rendah tetap dipilih, maka risikonya mesin mobil Anda akan bermasalah seiring waktu. 2. Menggunakan BBM beroktan lebih tinggi dari yang direkomendasikan akan berdampak signifikan tak hanya pada performa mesin, tapi juga efisiensi. Artinya, dalam jangka panjang pengeluaran untuk mobil akan lebih rendah dibandingkan dengan bila memakai BBM oktan rendah.

Terlebih untuk mobil mewah atau mobil sport, ia menyarankan untuk tak sekali-kali membeli BBM beroktan lebih rendah dari rekomendasi pabrik. Pasalnya, untuk mesin mobil mewah dan sport berpeforma tinggi memiliki mesin dengan rasio kompresi tinggi yang membutuhkan BBM beroktan tinggi untuk menyalurkan tenaga dan ketahanan mesin.

“Intinya, jangan pelit mengeluarkan duit untuk beli BBM oktan tinggi, daripada kantong lebih jebol bila mesin kemudian rusak di jalan,” ucapnya. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here