Ini Rahasia Dongkrak Ekspor Mobil Indonesia

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Kinerja ekspor mobil yang diproduksi di Indonesia sebenarnya cukup lumayan baik. Tapi bila ingin meningkat lagi, ini yang harus dilakukan pemerintah.

Pelaku usaha di sektor industri otomotif nasional meminta insentif kepada pemerintah untuk meningkatkan ekspor. Dengan pemberian insentif, diharapkan harga jual produk asal Indonesia bisa lebih bersaing, terutama dengan produk otomotif asal Thailand.

“Ekspor mobil utuh atau completely built up (CBU) selama ini sulit digenjot, sebab lebih mahal dibandingkan negara pesaing, seperti Thailand,” kata Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, di Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, pemerintah harus mengkaji bahwa Thailand lebih dipilih sebagai basis ekspor dibandingkan Indonesia. Untuk itu, harus ada dukungan dari sisi regulasi, seperti insentif tambahan untuk memproduksi kendaraan tipe tertentu yang sesuai selera pasar ekspor, sehingga akses pasar lebih luas.

“Negara Thailand dengan 60 juta penduduk ekspor mobilnya sudah 1 juta unit, sedangkan ekspor Indonesia hanya setengahnya. Tapi kita unggul di pasar domestik,” papar dia.

Lebih lanjut Nangoi menjelaskan, tidak mungkin pabrikan mengekspor kendaraan yang tidak laku di pasar domestik.

“Untuk ekspor biasanya dilakukan ketika volume penjualan domestik tinggi,” paparnya.

Sementara itu menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor mobil CBU per Februari 2016 turun 33,7% menjadi 22.246 unit dari periode yang sama tahun lalu sebesar 33.549 unit. Ini bertentangan dengan keinginan pemerintah mendorong ekspor mobil. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here