Hati-hati, Penipuan Bagi-bagi Toyota Sienta Gratis

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Kehadiran MPV 7-seater terbaru, Toyota Sienta, berhasil mencuri perhatian masyarakat luas. Lewat berbagai akses, tak sedikit masyarakat yang ingin mencari informasi tentang mobil anyar besutan Toyota ini.

Seiring maraknya berita terkait Toyota Sienta, ternyata telah mengundang beberapa orang-orang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Toyota. Bahkan, saat ini beredar sebuah akun media sosial dengan nama Toyota Sienta.

Akun tersebut menawarkan tiga unit Toyota Sienta secara cuma-cuma dengan beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum konsumen mendapatkan mobil ini secara gratis.

Tahap pertama, yaitu dengan melakukan like page pada akun Facebook Toyota Sienta. Kemudian men-share atau membagikan di wall dan menandai minimal dua orang teman.

Selanjutnya pada tahap ketiga, netizen harus menulis warna yang diinginkan, misalkan putih, kuning, atau biru pada kolom komentar.

Melihat hal tersebut, Rouli Sijabat, Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), telah membantah bila pihaknya telah melakukan pengundian soal Sienta. Ia menyatakan bahwa akun tersebut palsu dan telah melakukan penipuan.

“Toyota Indonesia tidak pernah mengadakan pengundian baik di diler maupun di media sosial. Kehadiran Toyota Sienta memang membuat animo besar di masyarakat dan melihat penipuan ini tentu kami prihatin dan berhadap masyarakat untuk lebih berhati-hati,” terang Rouli di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (14/4).

Rouli menjelaskan, beberapa indikasi penipuan bisa terlihat jelas. Pasalnya, TAM tidak memasarkan Sienta bewarna Biru dan Kuning untuk pasar Indonesia seperti yang dihadiahkan dalam lomba tersebut.

“Kami memasarkan dalam 7 pilihan warna. Tapi untuk warna biru dan kuning Toyota tidak memasarkannya di Indonesia, warna itu memang ada, tapi di Jepang,” tambah Rouli.

Pengundian berhadiah Toyota Sienta dalam akun tersebut berakhir hingga 30 April 2016. Sementara itu hingga berita ini dimuat, pengikut akun tersebut sudah mencapai 52 ribu akun.

“Kami akan membentuk tim internal untuk menyelidiki akun tersebut. Dan apabila kami tahu ada yang dirugikan, tentu kami akan pertimbangkan apakah akan menempuh jalur hukum atau tidak,” papar Rouli. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here