BMW Digugat Karena Tenaga i3 Ngedrop

Autoguide

RAJAMOBIL.COM, Los Angeles – BMW kini menghadapi cobaan setelah seorang pemilik i3 mengajukan gugatan hukum karena menilai mobilnya tiba-tiba kehilangan tenaga saat menggunakan mesin bensin

BMW i3 sendiri dilengkapi dengan sistem pendongkrak daya jelajah berupa mesin konvensional kecil yang mengonsumsi bensin. Mesin kecil ini gunanya untuk meningkatkan daya jelajah i3 ketika daya motor listrik telah habis.
Menurut pihak penggugat, BMW i3 yang dipasarkan di AS telah mengalami ‘cacat’ sehingga mendesak pabrikan mobil mewah asal Jerman itu untuk membeli kembali mobil yang sudah berada di tangan konsumen.
Dalam dokumen gugatan itu disebutkan bahwa kecepatan i3 dapat melorot drastis ketika mesin kecil bertenaga 34 Hp dua silinder diaktifkan untuk membantu agar mobil tetap melaju ketika baterai motor listrik telah habis.
Mesin kecil ini ditawarkan BMW sebagai pendongkrak daya jelajah i3, dari sebelumnya 130,3 km menjadi 241,4 km. Artinya ada penambahan daya jelajah sekitar 96,5 km setelah mesin kecil tersebut diaktifkan.
Merosotnya kecepatan mobil biasanya terjadi ketika mobil menghadapi beban berat, seperti menanjak atau saat penumpang penuh, demikian dokumen gugatan seperti dikutip Automotive News.
Berdasarkan data National Highway Traffic Safety Administration, ada empat pemilik BMW i3 yang mengeluhkan hal yang sama. Dalam semua kasus, tak ada tanda-tanda berupa nyala lampu indikator atau sinyal lain yang memberitahukan pengemudi mengenai hilangnya tenaga mesin. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here