Saksikan Aksi Tesla dalam Terowongan Angin Virtual

RAJAMOBIL.COM, Los Angeles – Jika berbicara soal teknologi, Tesla Motors mungkin adalah yang terdepan di antara pabrikan mobil lain. Bukan hanya teknologi listriknya.

Sebagai produsen mobil listrik, aerodinamika menjadi aspek terpenting karena ini berkaitan erat dengan jarak tempuh kendaraan. Semakin kecil hambatan angin, semakin jauh jarak tempuh kendaraan.

Berbeda dengan mobil konvensional yang dapat dengan mudah membeli bahan bakar bila mobil ternyata boros akibat hambatan anginnya besar. Hambatan angin atau coefficient drag (Cd) yang rendah terlihat dari apa yang ditampilkan Tesla Model S. Desain sedan listrik ini begitu mulus mengalirkan angin berkat Cd yang hanya 0,24. Bagaimana Tesla bisa mendapatkan angka Cd serendah itu?

Tentu setelah melalui serangkaian pengujian di terowongan angin. Tapi alih-alih memboyong mobil ke sebuah fasilitas yang dilengkapi terowongan angin, Tesla memilih menggunakan terowongan angin virtual alias digital. Dengan menempatkan model dalam terowongan angin digital, maka dalam waktu singkat tim desain dapat segera menemukan solusinya bila ternyata ada desain pada sejumlah panel kendaraan yang dapat menghambat aliran angin.

“Berbeda dengan pabrikan lain yang masih butuh waktu karena harus bolak-balik ke pabrik sebelum mendapatkan desain yang ideal,” kata ahli aerodinamika Tesla, Rob Palin, seperti dilansirgreencarreports.com.

Adalah Exa Corporation yang menciptakan software bernama PowerFLOW, yang dapat menampilkan analisis prediktif mengenai aliran angin pada kendaraan. Berikut adalah tayangan video yang menggambarkan Model S tengah melakukan pengujian dalam terowongan angin virtual. [mor]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?