Toyota Minta Insentif Pajak Mobil Hybrid

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Demi menekan harga dan membuka peluang diproduksi di dalam negeri, Toyota meminta Pemerintah Indonesia memberikan insentif pajak untuk kendaraan hybrid sehingga harganya bisa bersaing dengan mobil bermesin konvensional.

“Saat ini harga mobil Hybrid lebih mahal 40 persen dibandingkan mobil regular. Toyota mengusulkan agar pemerintah bisa mencontoh Thailand yang memberikan tax incentive agar harganya sama dengan mobil regular,” kata Menteri Perindustrian M.S. Hidayat di Jakarta, Rabu (4/6).

Teknologi mobil Hybrid, menurut Hidayat, sangat dibutuhkan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

“Saya sudah bertemu dengan pihak Toyota dan meminta Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, membicarakan kebutuhan yang diperlukan untuk kendaraan hybrid. Mungkin sudah waktunya mendukung keinginan pemerintah untuk melakukan penghematan energi dan mempromosikan mobil hybrid,” ujarnya.

Menurut Hidayat, untuk sementara kendaraan hybrid yang dipasarkan di Indonesia diimpor dari negara prinsipalnya. Pasalnya, dalam waktu dekat tidak mungkin prinsipal langsung memproduksi mobil hybrid di Tanah Air.

“Dalam beberapa bulan, prinsipal masih mengimpor mobil hybrid dalam bentuk utuh. Namun, dalam jangka waktu satu tahun, prinsipal harus membuat mobil hybrid di dalam negeri,” ujarnya.

Berita terkait

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here