Ingat, Komunitas Mobil Bukan Tepat Untuk Cari Uang

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Berjamurnya komunitas mobil di Tanah Air dewasa ini terkadang dapat disalahgunakan. Bahkan, banyak anggapan bila komunitas mobil dianggap ruang untuk mencari keuntungan pribadi.
Melihat anggapan tersebut, berbagai komunitas di bawah naungan Toyota Owner Club (TOC) pun turut menyorotinya. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Umum AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC) Darlan Nuryandi.
Menurut Darlan, paradigma mencari uang dalam komunitas mobil itu tidak benar. “Komunitas mobil itu bukan tempat untuk cari uang. Kalau ingin nambah teman, saudara dan relasi itu tempatnya,” jelas Darlan kepada Rajamobil.com.
Namun, Darlan menambahkan terkadang ada jual-beli dalam komunitas tersebut. “Hal ini biasa dalam bentuk bisnis, jadi kalau ada yang mau jual barang dan ada pembelinya, silakan,” tambahnya.
Hal tersebut juga ditambahkan oleh Ketua Umum Velozity Didy Soenaryadi. Didy menyatakan bila komunitas mobil mencari uang lewat berbagai kegiatan yang dilakukan. Nantinya, uang di dapat akan digunakan untuk keperluan komunitas tersebut.
“Masuk komunitas untuk mencari uang atau kepentingan pribadi itu salah. Masih banyak benefit yang bisa didapat saat kita masuk komunitas,” jelas Didy.
Didy menjelaskan, Ia tidak mempermasalahkan apabila anggotanya ada yang mencari uang dengan cara menjual barang kepada sesama anggota komunitas. “Itu tentu boleh, silakan. Tapi jangan menjual nama komunitas kita untuk mencari keuntungan pribadi di luar sana,” terangnya.
Sementara itu Ketua Umum Toyota Etios Valco Club Indonesia (TEVCI) Tamhid Amali mengungkapkan, kalau di dalam komunitas terjadi jual-beli merupakan hal biasa. “Masuk ke dalam komunitas mobil itu lebih kepada silaturahmi sesama pengguna mobil yang sama. Tapi kalau ada punya maksud lain yang negatif, tentu kami akan hapus dari keanggotaan,” terang Amid.
Melihat hal tersebut, Head of Community PT Toyota Astra Motor (TAM) Indra Lubis turut menanggapi. Menurutnya, memang ada segelintir oknum komunitas yang punya niat tersebut, namun biasanya sesama anggota akan saling mengingatkan.
“Mungkin memang ada segelintir yang memanfaatkan komunitas, memang ada. Tapi justru berjalan waktu akan dieliminasi hal seperti itu dalam komunitas itu sendiri,” tambah Indra.
Indra menambahkan, maksud mencari uang dalam komunitas mobil tentu tidak dapat dibenarkan. “Pada dasarnya, komunitas mobil itu dibentuk karena bentuk solidaritas, hobi, kebersamaan. Jadi kalau ada yang mencari keuntungan pribadi tidak sejalan dengan hal itu,” pungkas Indra. [mor]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here