Ekspor Komponen Otomotif Diyakini Capai Target

Ekspor Komponen Otomotif Diyakini Capai Target

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Seiring dengan meningkatnya ekspor mobil produksi Indonesia, kalangan produsen komponen otomotif juga yakin dapat mendongkrak kinerja ekspor.

Produsen komponen otomotif nasional optimistis target ekspor komponen dan suku cadang kendaraan bermotor akan meningkat 5% hingga 10% sesuai permintaan pemerintah.

“Pencapaian target itu dapat dilakukan sepanjang produsen bisa memperluas pasar tujuan serta menjaga komunikasi dengan pihak importir. Karena ada kekhawatiran kendaraannya impor dari Indonesia, tapi komponennya impor dari negara lain dan ini memang kebijakan importir, tapi kita masih bisa mendapatkan peluang,” kata Ketua Umum Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hamdani Dzulkarnaen Salim, di Jakarta, Rabu (10/2).

Hamdhani menilai, sejalan dengan adanya peningkatan ekspor kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, peningkatan ekspor komponen sangat mungkin terjadi.

“Saat ini, pemerintah telah menjadikan industri manufaktur sebagai tumpuan ekspor,” papar dia.

Jika ekspor kendaraan utuh meningkat, lanjut Hamdhani, ekspor komponen juga meningkat.

“Semua kebijakan tergantung negara tujuan. Target ekspor ini bisa tercapai meskipun perlu upaya untuk mencapai angka 5% sampai 10%,” ujar Hamdhani.

Sedangkan kinerja ekspor kendaraan roda empat, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, ekspor kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) mencapai 207.691 unit, mobil terurai atau completely knocked down (CKD) 108.770 unit, serta ekspor komponen 4,68 juta.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya yang hanya menyentuh 202.273 unit untuk CBU, 108.580 unit untuk CKD, dan 4,20 juta komponen.

Menurut Badan Pusat Statistik menunjukkan, pada 2014, nilai ekspor komponen kendaraan mencapai US$1,63 miliar, dan ekspor komponen motor menyentuh angka US$448,74 juta. Angka ini diyakini akan meningkat pada tahun lalu.

Selama periode Januari hingga November tahun lalu saja, ekspor komponen kendaraan mencapai US$1,68 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan capaian sepanjang 2014. Adapun ekspor komponen motor selama periode tersebut mencapai US$387,35 juta.

Berita terkait

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here