Toyota Siap Tambah Investasi Rp5,4 Triliun

Toyota Siap Tambah Investasi Rp5,4 Triliun

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Kabar baik untuk industri otomotif Indonesia setelah Toyota kembali akan mengucurkan dana investasi dalam jumlah besar.

Grup Toyota Motor Corporation (TMC) berkomitmen terus meningkatkan realisasi investasi di Indonesia sebesar Rp5,4 triliun pada tahun ini.

“Langkah ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap iklim investasi dan prospek industri otomotif di Indonesia. Toyota serius berbisnis di Indonesia. Tahun ini saja akan berinvestasi Rp5,4 triliun dan tahun lalu telah menanamkan modalnya sebesar Rp5 triliun,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Jumat (18/2).

Hingga 2014, prinsipal asal Negeri Sakura itu telah merealisasikan penanaman modal di Indonesia sebesar Rp40 triliun. Saat ini, perusahaan tengah merampungkan pabrik mesin (engine plant) di Karawang.

“Kami minta TMC tidak tanggung-tanggung di Indonesia dan terus meningkatkan investasi di sektor otomotif terutama bahan baku maupun komponen serta bertahap melakukan kegiatan R&D di Indonesia untuk lebih memperkuat struktur industri otomotif Jepang yang ada di Indonesia,” papar Saleh.

Menperin juga mendesak Toyota turut mendongkrak produksi mobil di Indonesia serta membangun fasilitas penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D).

“Dibandingkan dengan Thailand yang jumlah penduduk 67,2 juta jiwa, telah memproduksi sekitar 2,5 juta unit mobil per tahun atau 50% untuk pasar domestik dan selebihnya untuk ekspor. Sementara Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 250 Juta orang dengan jumlah penduduk berpenghasilan menengah sebesar 74 juta orang,  seharusnya sudah mampu memproduksi lebih dari apa yang sudah dicapai saat ini,” ujar Saleh.

Saleh menambahkan, pihaknya mendorong pengembangan industri komponen oleh pabrikan Jepang. Hal ini demi meningkatkan kandungan lokal produk otomotif.

“Realisasi produk komponen juga didukung oleh pengembangan industri pendukung. Antara lain, pembangunan pabrik karet sintetik patungan antara Chandra Asri dan Michelin, pengembangan produksi baja untuk kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Krakatau Steel, Nippon Steel, JFE Steel (Jepang) dan Posco (Korea Selatan) serta produksi resin oleh Adi Wira Plastic,” tuturnya.[yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here