Ini Cara Pemerintah Pacu Investasi di Otomotif

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Seiring lesunya perekonomian global yang juga berimbas ke dalam negeri, membuat investasi di hampir semua industri, termasuk otomotif, juga melambat.

Tapi pemerintah tahu cara untuk mendongkrak investasi di sektor otomotif, yaitu dengan pemberian insentif bagi sektor industri otomotif dalam pusat logistik berikat (PLB). Diyakini cara ini akan meningkatkan minat investasi asing di Indonesia di tengah ancaman krisis global.

“Optimistis investasi otomotif akan meningkat. Penekanan biaya produksi melalui PLB itu menjadi faktor utama pertimbangan investor untuk menanamkan modalnya,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, di Jakarta.

Adapun insentif yang diberikan dalam PLB, antara lain penangguhan bea masuk, penghapusan pajak dalam rangka impor, pembebasan cukai, serta pembebasan pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan barang mewah.

“Dengan diberikannya kemudahan tersebut, maka kapasitas maupun pencapaian produksi kendaraan bermotor tahun ini diharapkan bisa meningkat. Tahun lalu, volume produksi kendaraan hanya sebanyak 1,09 juta unit, turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 1,29 juta unit,” papar Putu.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total investasi di sektor otomotif selama tahun lalu mencapai Rp21,6 triliun meningkat 13,1% dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya yakni senilai Rp19,09 triliun.

Optimisme pemerintah itu tampaknya tidak berlebihan. Pasalnya dalam rentang waktu tiga bulan terakhir sejumlah pabrikan otomotif telah menanamkan modalnya di Indonesia. Dan bertambahnya pabrik ini secara otomatis akan meningkatkan kapasitas produksi mobil di dalam negeri. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here