Ini Kata Produsen Mobil Soal Aturan Emisi Euro4 yang Bakal Berlaku

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Direktur Pengendalian Polusi Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah mempersiapkan aturan standar emisi Euro (European Emission Standards) 4.
Rencanannya aturan tersebut akan mulai berlaku dua tahun sejak ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Bila aturan disahkan tahun ini juga, maka untuk mobil-mobil baru keluaran 2018 sudah harus berstandar Euro4.
Lantas apa kata beberapa produsen mobil di Indonesia soal aturan emisi Euro4 yang akan diterapkan oleh pemerintah?
Seperti PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku agen pemegang merek kendaraan Mitsubishi di Indonesia menyatakan bahwa Mitsubishi sudah siap bila aturan tersebut diberlakukan.
“Sepengetahuan saya hal itu masih dibicarakan di Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia). KTB melalui Gaikindo terlibat dalam persiapan itu. Teknologi kami siap. Tinggal bagaimana kesiapannya, termasuk bahan bakar dan infrastruktur,” ujar Irwan Kuncoro, Operating General Manager MMC Marketing Division PT KTB di Jakarta, baru -baru ini.
Hal senada juga diungkap oleh Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM), yang mengatakan bahwa saat ini mobil-mobil Honda sudah siap dan kompatibel dengan Euro4.
“Euro4 sama sekali tidak ada masalah. Apalagi mobil-mobil baru Honda, sudah Euro5 dan Euro6. Asal regulasinya sudah ada dan jelas, kami akan mulai jalan. Euro4 datang pun sebenarnya sudah ada beberapa mobil yang sudah siap. Memang butuh waktu untuk berubah dari spesifikasi Euro yang sudah ada saat ini ke Euro4. Tapi, Honda siap,” tegas Jonfis.
Sementara itu produsen mobil yang bermarkas di Korea Selatan, Hyundai Mobil Indonesia (HMI), sangat mendukung aturan soal emisi Euro4 yang sedang disiapkan oleh pemerintah.
“Kami dukung program pemerintah, terutama dengan Euro4 ini gas buang mobil semakin baik. Hanya saja bahan bakarnya juga harus setingkat,” kata Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia di Jakarta.
Hendrik menambahkan, saat ini beberapa produk Hyundai yang didatangkan dalam bentuk utuh (CBU) ke Indonesia sebenarnya sudah memenuhi standar emisi Euro4. Jadi bila aturan tersebut diberlakukan, Hyundai telah siap.
“Beberapa kendaraan kami, seperti SUV Hyundai Santa Fe dan MPV H-1 sudah Euro4. Sisanya masih Euro2 dan ada yang Euro3. Tapi karena mobil yang kami datangkan ini completely built up (CBU) maka sebenarnya engine sudah siap Euro4. Tinggal kami switching saja,” ungkap Hendrik.
Menanggapi hal tersebut, dukungan kepada pemerintah juga datang dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN menyatakan, kesiapan Toyota Indonesia memproduksi mesin yang sudah berstandar Euro4.
“Toyota Indonesia itu sudah mengekspor engine Euro4 dan 5. Kami siap membantu pemerintah,” terang Warih di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Sekarang ini standar emisi di Indonesia masih simpang siur, ada yang mengklaim masih standar Euro2 ada juga yang mengatakan sudah Euro3.
Namun yang jelas, Indonesia sudah tertinggal jauh dari negara-negara tetangga. Di negara Malaysia dan Thailand misalnya, di sana sudah menggunakan aturan standar emisi Euro4 sedangkan Singapura sudah menerapkan standar emisi Euro5. [yog]

Berita terkait

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here