Omzet Komponen Otomotif Bakal Tembus Rp89,25 T

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Membaiknya pasar kendaraan bermotor di Tanah Air memasuki kuartal kedua 2016 telah memacu optimisme pelaku industri komponen.

Mengacu pada kondisi tersebut, industri komponen kendaraan bermotor nasional membidik pertumbuhan omzet 5% menjadi Rp89,25 triliun hingga akhir tahun ini.

“Tahun 2015 omzet industri komponen kendaraan bermotor capai Rp85 triliun. Tahun ini kami optimistis dan perkirakan industri bisa tumbuh 5% untuk komponen mobil dan motor,” kata Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat-Alat Mobil dan Motor (Giamm), Hadi S. Surjadipradja, kepada pers di Jakarta, Rabu (6/4).

Menurut Hadi, optimisme tersebut, setelah melihat kinerja penjualan mobil yang menunjukkan perbaikan.

“Penjualan mobil tahun lalu turun 16%, kemudian pada Januari ini penurunannya tinggal 9% hingga 10%, dan Februari penurunannya tinggal 0,5%, sehingga total sekitar 5,3% penurunannya. Jadi turunnya sudah mulai landai,” ungkapnya.

Pertumbuhan penjualan, lanjut Hadi, akan ditunjang penjualan komponen untuk pabrik atau original equipment manufacture (OEM). Sementara itu, untuk pasar ritel, industri harus bersaing dengan produk komponen impor yang telah membanjiri pasar.

“Kalau di pasar aftersales, yang berlaku itu hukum rimba, siapa yang berani menawarkan produk dengan harga murah, dia yang menang. Tapi, produk-produk yang murah itu biasanya yang ilegal dengan kualitas tidak sesuai standar,” ujarnya.

Hadi menuturkan, pihaknya sudah mengajukan permasalahan ini ke pemerintah. Bahkan, industri juga menempuh jalur hukum untuk mengatasi permasalahan tersebut. [yog]

Berita terkait

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here