BMW Kian Pede Berkat Dukungan Toyota

RAJAMOBIL.COM, Los Angeles – Kemitraan Toyota-BMW sepertinya akan memberikan berkah begitu besar bagi BMW, karena setelah mendapat ilmu soal hybrid, kini teknologi fuel cell hidrogen juga dikuasainya.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa teknologi hybrid begitu fenomenal setelah Toyota meluncurkan Prius pada 1997 silam dan teknologi ini kini sudah banyak diadopsi oleh pabrikan mobil di seluruh dunia, baik itu mendapatkan lisensi dari Toyota seperti yang dilakukan Nissan, atau mengembangkan sendiri.

BMW sendiri cukup sukses di pasar dengan kendaraan ramah lingkungan, seperti kendaraan bertenaga listrik i3, dan juga kendaraan berteknologi plug-in hybrid, yakni i8. Kini pabrikan mobil mewah asal Jerman itu siap menapaki babak baru persaingan di segmen kendaraan fuel cell hidrogen.

Perlu diketahui, untuk teknologi fuel cell hidrogen, Toyota bukanlah yang pertama, karena beberapa tahun lalu Honda telah memiliki produk fuel cell hidrogen bernama Clarity, selain juga Hyundai melalui Tucson fuel cell. Tapi kedua merek ini belum meluncurkan produk tersebut secara massal. Berbeda dengan Toyota yang langsung menggebrak pasar melalui sedan Mirai. Mirai sendiri selain dipasarkan di Jepang, juga merambah Amerika dan Eropa.

Di segmen fuel cell hidrogen yang masih sepi peminat ini, lagi-lagi Toyota memiliki peran krusial untuk mengembangkan pasar. Nah, jalinan kerjasama dengan BMW dimanfaatkan Toyota dengan baik untuk bersama-sama memperluas pasar mobil fuel cell hidrogen. Itulah mengapa Toyota rela berbagi teknologi fuel cell hidrogen dengan BMW.

Analis otomotif, seperti dilansir Digital Trends, menyebutkan bahwa dengan semakin berkembangnya pasar mobil fuel cell, maka akan lebih memudahkan Toyota menambah jajaran produk yang dapat menenggak hidrogen. Imbasnya, jika pasar semakin besar, otomatis volume produksi akan bertambah, dan ini tentu akan menekan biaya produksi.

Sementara bagi pemerintahan, dengan makin banyaknya produsen menghasilkan mobil fuel cell, maka tak akan sia-sia mereka untuk membangun infrastruktur berupa stasiun pengisian hidrogen. Saat ini hanya beberapa negara, atau tepatnya kota, yang telah siap dengan infstruktur penunjang mobil hidrogen, seperti Tokyo di Jepang dan California di AS. Dalam waktu tak terlalu lama, Jerman, Inggris dan beberapa negara lain di Eropa juga akan membangun sejumlah stasiun pengisian hidrogen menyusul pemasaran Toyota Mirai di kawasan tersebut.

Sama seperti Toyota, mobil fuel cell hidrogen milik BMW sepertinya juga akan diluncurkan di Jepang dan Amerika, dan Jerman tentunya. Boleh jadi, produk fuel cell hidrogen BMW dan Toyota akan bersama-sama menyasar konsumen di segmen masing-masing. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here