Laba Bersih Toyota Tahun Ini Diprediksi Menurun 35%

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Toyota Motor Corp. memprediksi laba bersih yang diraihnya akan turun untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, terutama dipicu penguatan nilai tukar yen Jepang.

Menurut Toyota, seperti dilansir Bloomberg, laba bersih untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2016 kemungkinan merosot 35 persen menjadi 1,5 triliun yen ($13,8 miliar). Angka itu di bawah prediksi sejumlah analis yang memperkirakan sebesar 2,19 triliun yen.

Presiden Toyota, Akio Toyoda, selama tiga tahun terakhir berhasil memandu raksasa otomotif Jepang dan dunia itu menikmati lonjakan laba seiring dengan melemahnya yen, sehingga mendorong larisnya penjualan Corolla dan Lexus RX di luar Jepang.

Membangun lebih banyak pabrik di luar Jepang diyakini ampuh untuk menahan dampak negatif dari penguatan yen yang melonjak lebih dari 10% terhadap dolar AS.

Kepada wartawan, Toyoda mengatakan bahwa Toyota sudah dalam tahap meningkatkan jumlah pabrik di luar Jepang, sebagai upaya untuk terus meningkatkan laba perusahaan dan menahan tekanan dari gejolak mata uang.

Akibat menguatnya yen, laba operasi Toyota kemungkinan terpangkas sebesar 935 miliar yen pada tahun fiskal yang dimulai pada 1 April 2016.

Di sisi lain, Toyota memutuskan untuk membayar dividen kepada para pemegang saham sebesar 210 yen per saham, naik dari 200 yen per saham pada tahun fiskal sebelumnya. Toyota juga berencana melakukan pembelian kembali (buy back) saham senilai 500 miliar yen setelah pada tahun fiskal sebelumnya melakukan buy back senilai 639,3 miliar yen.

Setelah terdampak bencana gempa bumi dan tsunami pada Maret 2011 silam yang sempat menurunkan produksi mobil sekitar 80.000 unit, Toyota telah melakukan perbaikan dan peningkatan kapasitas sejumlah pabriknya di Jepang. Adapun jumlah pabrik Toyota di Jepang menyumbang sekitar 40 persen produksi mobil dan truk selama tahun fiskal lalu.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here