Google Ingin Android Gusur Sistem Operasi di Mobil

Autocar
RAJAMOBIL.COM, Los Angeles – Google punya ambisi besar, yaitu memfungsikan aplikasi berbasis Android di dalam mobil tak hanya untuk mengakses fitur hiburan dan peta, tapi bisa mengendalikan beragam fitur lainnya.
Untuk memenuhi ambisi itu, Google telah menyiapkan versi terbaru dari Android, yang disebut sebagai Android N, dan juga Android Auto system versi terbaru. Dengan kedua aplikasi Android anyar ini, kelak pengemudi tak cuma dapat mengendalikan beragam fitur standar, seperti sat-nav, musik dan Bluetooth, melainkan juga bisa mengoperasikan beberapa fungsionalitas kendaraan lainnya, meliputi penyejuk udara, penghangat tempat duduk, power window dan bahkan membuka dan menutup kunci pintu.
Sejumlah fitur baru pada Android Auto bisa mencakup personal assistant service ‘OK Google’, dukungan wi-fi dan informasi navigasi real-time. Dan sejauh ini Android belum dapat mengendalikan elemen-elemen yang lebih fundamental untuk operasional kendaraan, misalnya rem atau peranti keselamatan.
Google telah mengumumkan beberapa fitur baru untuk Android Auto pada pekan lalu. Raksasa teknologi asal AS itu menggandeng perusahaan teknologi mobile Qualcomm untuk membekali mobil tes Maserati Ghibli dengan seabrek fitur pengendali baru. Maserati dan Fiat Group sendiri tidak terlibat dalam proyek tersebut.
Dalam proyek tersebut, sejumlah fitur bawaan Ghibli digantikan dengan Android Auto melalui layar sentuh besar mirip tablet yang diletakkan di tengah dashboard. Sekilas sistem tersebut mirip yang dipakai pada Tesla Model S. Prototipe Ghibli itu juga dibenamkan Android Auto graphics pada klaster instrumen, demikan seperti dilansir Autocar.
Meski sebagian besar konsumen senang dengan ide mengganti sebagian besar sistem operasi bawaan mobil dengan sistem operasi yang umum dipakai pada smartphone, yakni iOS atau Android, tapi pihak pabrikan tentunya tak ingin membiarkan sistem yang mereka kembangkan untuk produk mereka dilenyapkan hanya untuk mengakomodasi sistem berbasis iOS atau Android.
Mungkin jalan tengahnya adalah para pabrikan mobil mengembangkan sistem yang dapat dengan mudah diintegrasikan dengan berbagai elemen dari Android atau iOS. [yog]

Berita terkait

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here