5 Mobil Ini Lebih Pas dengan Girboks Matik

spiritofmotoring
RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Meski diciptakan sama, tapi model kendaraan belum tentu sama, terutama untuk transmisinya. Sistem pengalir daya ini ada yang otomatis ada yang manual. Mana yang lebih baik?
Bagi sebagian orang, mobil bertransmisi manual lebih enak untuk diajak kebut-kebutan dan juga lebih irit. Tapi ada juga yang beranggapan sebaliknya, terutama mereka yang mendambakan kenyamanan berkendara, terutama ketika terjebak kemacetan.
Berikut ada lima merek mobil yang dinilai lebih baik ketika menggunakan transmisi matik ketimbang girboks manual, mulai dari kenyamanan, efisiensi bahan bakar hingga performa mesin, seperti dilansir howstufworks.
I. Girboks matik lebih baik dari sisi kenyamanan untuk beberapa model kendaraan berikut:
Fiat 500
Bagi beberapa oarng yang pernah mengemudikan Fiat 500, varian dengan transmisi manual dinilai kurang nyaman digunakan, dan yang paling banyak mengeluhkan tuas persnelingnya. Disarankan untuk memilih varian bertransmisi otomatis, dan meski masih dinilai kurang mulus perpindahan giginya, tapi setidaknya lebih baik.
Nissan Sentra
Banyak pemilik Nissan Sentra mengaku pernah mengalami kesulitan menurunkan posisi gigi saat menggunakan transmisi manual, selain juga desainnya yang terkesan jadul. Bahkan pengemudi yang terbiasa menggunakan girboks manual saja mengaku sistem pemindah daya pada sedan ini cukup keras, terutama saat mundur. Untuk itu, lebih baik memilih varian matik yang sudah menggunakan CVT. Meski lebih boros BBM, tapi Sentra dengan CVT memiliki pengendalian lebih sporty.
II. Transmisi otomatis bikin irit:
Keuntungan utama memakai transmisi otomatis adalah tingkat konsumsi bahan bakar menjadi lebih baik. Untuk saat ini kebanyakan transmisi matik lebih ketimbang manual dalam hal konsumsi bahan bakar. Berikut beberapa model kendaraan yang menjadi lebih irit saat menggunakan girboks matik:
Honda Accord
Model Accord manual tak banyak dibeli meski secara performa bagus dan koplingnya nyaman dioperasikan. Tapi transmisi ini lebih boros dibandingkan dengan varian matik. Menurut catatan, model manual 6 percepatan dengan mesin empat silinder memiliki konsumsi bahan bakar 11,4 km/liter, sedangkan versi matik 13,1 km/liter. Ini berkat penggunaan CVT.
Subaru BRZ
Menggeber Subaru BRZ bertransmisi manual memang asyik karena girboks 6 percepatan yang disandangnya enak untuk diajak ‘bermain-main’. Tapi jika Anda ingin mengejar irit, pilihlah model bertransmisi matik. Untuk girboks matik mampu menempuh jarak 11,9 km/liter, sedangkan versi manual hanya 10,6 km/liter.
Subaru Impreza Wagon AWD
Subaru membuat racikan transmisi apik untuk Impreza Wagon berkat dukungan CVT yang membuat konsumsi bahan bakar menjadi irit. Mobil demgan sistem all-wheel-drive ini ternyata kurang nyaman dipacu dengan girboks manual 5 percepatan. Bila Anda memilih versi matik, selain lebih nyaman juga lebih irit. Untuk versi matik sanggup menempuh jarak 13,1 km/liter, sementara yang manual 11,9 km/liter.
III. Transmisi otomatis lebih baik dalam memacu performa mesin:
Girboks otomatis ternyata dapat memberikan dorongan lebih kuat terhadap performa mobil. Ada beberapa model kendaraan yang justru lebih cepat kala menggunakan girboks matik ketimbang manual. Hal ini karena girboks matik modern sudah mengadopsi kopling ganda yang memindahkan gigi lebih cepat sepersekian detik dibandingkan kopling tunggal.
Porsche
Untuk saat ini, sepertinya belum ada transmisi matik kopling ganda yang sebaik milik Porsche. Berjuluk PDK, transmisi matik ini dapat memindahkan gigi dengan cepat dan mulus, sehingga dapat membantu reputasi mobil sport ini yang memang dikenal galak.
Porsche Boxster S manual dengan paket Sport+ dan PDK dapat menembus kecepatan 100 km/jam dari posisi diam dalam waktu 4 detik. Tapi varian dengan PDK 0,2 detik lebih cepat di lintasan lurus dibandingkan dengan versi manualnya.
BMW M
BMW M2, M3 dan M4 semuanya dibekali transmisi manual 6 percepatan atau girboks matik kopling ganda 7 percepatan. Pada setiap model, varian dengan girboks matik dual clutch lebih cepat 0,2 detik saat akselerasi dari 0-100 km/jam. Itu artinya varian matik dual clutch untuk M3 dan menembus 100 km/jam kurang dari 4/detik.
Volkswagen Golf R
Golf R manual memang hebat dan asyik untuk digeber, tapi varian matik DSG 6 percepatan lebih cepat 0,7 detik saat menyentuh kecepatan 100 km/jam dari posisi diam ketimbang varian manual. Perpindahan gigi untuk versi matik juga sangat cepat. Dengan begitu, Golf R tetaplah nyaman digeber meski untuk versi matiknya. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here