Lima Tips Merawat Mobil Saat Musim Hujan

Sumber : Google

RajaMobil.com – Beberapa waktu belakangan ini musim hujan sudah mulai mengguyur Indonesia. Jalan raya menjadi semakin licin dan pandangan menjadi semakin terhalang karena air hujan. Dalam situasi seperti ini para pengendara harus lebih waspada dan hati-hati ketika berkendara. Selain itu, kondisi kendaraan pun harus di perhatikan guna menunjang performa kendaraan secara maksimal untuk menghindari bahaya dalam berkendara selama musim hujan .

Banyak yang mengira bahwa air hujan sama saja seperti air biasa, sehingga mereka cenderung beranggapan kendaraan mereka yang terguyur air hujan menjadi bersih seperti layaknya di cuci. Namun kenyataannya tidak seperti itu, air hujan mengandung kadar garam yang lebih banyak dibandingkan dengan air biasa. Kadar garam yang tinggi tersebut bias  merusak cat mobil dan juga dapat menyebabkan karat serta korosi. Selain itu, air hujan juga dapat membuat kendaraan jadi lebih cepat kotor.

Untuk menghindari masalah pada mobil Anda saat musim hujan, ikuti lima tips mudah merawat mobil saat musim hujan berikut ini .

1. Jangan Biarkan Air Hujan Mengering dan Terkena Panas Matahari

Ketika mobil Anda tersiram air hujan, usahakan agar air hujan tersebut tidak sampai mengering di mobil Anda. Mengapa demikian? Air hujan yang mengering atau terkena panas matahari akan meninggalkan sisa-sisa yang berbekas di bodi mobil dan lama kelamaan bisa merusak cat mobil anda. Terutama pada bagian kaca mobil, jika dibiarkan akan meninggalkan bekas yang akan menggangu pandangan anda dalam berkendara

2. Selalu Cuci Setelah Terkena Hujan

Biasakan mencuci mobil setelah terkena air hujan. Anda dapat menggunakan sabun khusus mobil serta spons yang halus untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel. Kemudian bilaslah dengan air hingga bersih. Jika Anda terburu-buru, Anda cukup membilas sisa air hujan dengan air bersih agar sisa-sisa air hujan tidak menempel di bodi mobil.

3. Cek Bagian Ruang Mesin Mobil

Bagian ruang mesin mobil juga hal yang penting untuk diperiksa. Mengapa? Karena di dalam ruang mesin terdapat beberapa sistem kelistrikan yang sangat penting. Air hujan bisa saja masuk ke celah-celah mobil yang sempit sekalipun seperti pada bagian mesin dalam mobil. Jika sistem kelistrikan mobil anda terkena air, akan terjadi korsleting listrik yang menyebabkan kendaraan mogok. Lebih parahnya dapat menimbulkan percikan api yang dapat mengakibatkan kebakaran.

4. Gunakan Karpet Lantai Tambahan

Saat musim hujan, lantai mobil cenderung basah karena penumpang yang memasuki mobil memiliki alas kaki yang basah. Hal itu dapat menyebabkan timbulnya jamur di lantai mobil dan menyebabkan kotor serta bau yang tak sedap. Untuk mencegah hal ini terjadi, gunakan karpet tambahan untuk melapisi mobil supaya alas kaki tidak bersentuhan langsung dengan lantai mobil.

5. Parkir Mobil di Dalam Garasi dan Gunakan Cover / Penutup Bodi Mobil

Ketika Anda sudah mencuci mobil dan mengeringkannya, parkir kendaraan Anda di garasi untuk mencegah mobil terkena hujan lagi. Selain itu, memarkir mobil di garasi juga dapat membantu perawatan mobil untuk menghadapi cuaca panas sehingga lapisan mobil tidak mudah rusak.
Jika Anda tidak memiliki garasi, usahakan parkir kendaraan di tempat aman dan gunakan cover atau penutup bodi mobil. Dalam menggunakan penutup bodi mobil, pilihlah yang memiliki kualitas yang baik. Jika tidak, akan dapat menimbulkan masalah pada bodi mobil Anda terutama jika mobil Anda berwarna putih.

1 KOMENTAR

  1. Banyak pecinta otomotif yang langsung mengelap mobil setelah melewati hujan, padahal hal ini dilarang karena air hujan yang sifatnya keras dan tajam. Air hujan yang mengandung garam dan tentunya banyak kotoran (lumpur dan pasir) yang menempel di body mobil setelah melewati hujan deras

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here