Jakarta – Sistem penggerak roda dirancang sesuai dengan jenis, model serta kondisi di suatu wilayah. Hal tersebut untuk mendukungnya pergerakan kendaraan secara tepat sesuai kebutuhan konsumen. Terdapat 2 sistem penggerak yang secara umum digunakan pada kendaraan di Indonesia, antara lain Front Wheel Drive (FWD) dan Rear Wheel Drive (RWD).

Laju sebuah kendaraan tidak terlepas dari peran penting penggerak roda. Penggerak roda bertujuan untuk menyalurkan tenaga dari mesin menuju ban melalui perubahan torsi menjadi traksi. Secara keseluruhan untuk kendaraan penumpang terdapat 3 sistem penggerak yaitu Front Wheel Drive (FWD), Rear Wheel Drive (RWD), dan All Wheel Drive (AWD).

Dalam memproduksi kendaraan, produsen melakukan riset untuk menghadirkan sistem penggerak yang tepat sesuai dengan jenis dan model kendaraan sera kondisi di setiap wilayah. Di Indonesia, penggerak roda pada kendaraan didominasi dengan 2 sistem penggerak, antara lain;

1. Front Wheel Drive (FWD)

Kebutuhan kendaraan kompak, kabin lapang serta efisiensi kian meningkat. Mengingat hal tersebut, produsen terus berinovasi untuk hadirkan penggerak roda depan dengan dimensi ruang mesin dan sasis yang lebih kompak.

Pada sistem ini, tata letak mesin secara melintang (horizontal) serta di hadapan as roda depan. Melalui letak mesin serta penggerak di sisi yang sama, sehingga produsen kendaraan dapat memperingkas desain sasis dengan menghapus lorong sasis (chassis clearance) melalui kompartemen penumpang.

Tidak hanya itu, bobot mesin serta diatas roda penggerak juga meningkatkan traksi pada kondisi tertentu seperti saat jalan basah, dan licin. Sistem penggerak ini juga memperingkas penyaluran tenaga serta mempercepat perubahan torsi menjadi traksi pada roda. Umumnya produsen kendaraan menggunakan sistem penggerak ini pada kendaraan perkotaan.

2.  (RWD)

Sistem penggerak roda belakang memiliki tiga tata letak mesin antara lain Front Engine-Rear Wheel Drive (FR), Mid Engine-Rear Wheel Drive (MR), dan Rear Engine – Rear Wheel Drive (RR). Secara umum, kendaraan hadir dengan tata letak FR seperti jenis MPV, SUV, dan Sedan.

Pada sistem penggerak FWD, kendaraan menggunakan mesin yang dipasang secara longitudinal di bagian depan kendaraan. Tenaga yang dihasilkan oleh mesin disalurkan keroda belakang melalui sebuah driveshaft yang dihubungkan melalui differential (gardan) antara as roda belakang.

Secara umum, sistem penggerak FWD hadir pada kendaraan berorientasi pada tenaga besar, dan tangguh. Bobot transfer ke bagian belakang kendaraan selama akselerasi meningkatkan stabilitas traksi.

Berita terkait

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here