Safety Driving Itu Penting, Demi Keselamatan Kamu di Jalan

Safety First

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Angka kecelakaan yang tinggi dijalan raya tidak dipungkiri terjadi karena perilaku berkendara dari masing-masing pengemudi yang buruk. Dimulai dari pengendara yang ugal-ugalan, tidak memakai safety belt hingga mengemudi sambil memegang handphone.

Data dari kepolisian menyebutkan setiap jam ada tiga orang meninggal akibat kecelakaan jalan dan 70% diakibatkan factor manusia dari karakteristik dan kemampuan pengemudi.

Menjadi pengemudi yang bijak sangatlah penting, maka dari itu pengemudi harus dibekali pengetahuan tentang pentingnya mengemudi aman. Safety Driving merupakan cara mengemudi aman dan selalu berpikir jauh ke depan, serta waspada terhadap segala risiko yang terjadi.

Berikut beberapa hal yang harus diketahui pengemudi sebelum berkendara ala Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).

Posisi duduk

Seat Position

Adalah perilaku mengemudi yang dapat mengidentifikasi, mengantisipasi dan menghindari setiap potensi yang berbahaya.

  • Control : Posisi kaki, posisi tangan dengan steer dibawah jantung, punggung harus rapat dengan sandaran bangku.
  • Communication : Instrument control / dashboard, blindspot terhadapa objek dinamis / statis, dimensi kendaraan.
  • Comfort : Hip point, duduk tanpa lelah +/- 2 – 4 jam, tidak menciderai dalam jangka pendek dan panjang.

Metode mengemudi

Push & Pull Hand Over Hand

Push & Pull Hand Over Hand : Bagaimana posisi tangan pada steer saat berbelok sangat penting, dapat dilihat dari ilustrasi dibawah ini.

Ketahui kendaraan anda

  • Feature : Beberapa fitur pada kendaraan harus dipahami dan dioperasikan oleh pengemudi secara benar. Maka dari itu, anda harus mengetahui fitur apa saja yang ada pada kendaraan yang ingin dikemudikan.
  • Transmisi : Posisikan gear sesuai dengan kebutuhan medan jalan, lakukan akselerasi dan deselerasi secara halus untuk menghindari mengemudi agresif.
  • Titik acuan : Ketahuilah batas aman kendaraan saat bermanuver, memposisikan kendaraan pada zona aman, mengurangi resiko benturan saat mengemudi.
  • Blindspot : Merupakan titik buta atau sudut pandang yang tidak terjangkau oleh mata pengemudi. Lakukan hal berikut ini, pengaturan posisi kaca spion sebelum berkendara, sesuai dengan posisi pandangan anda saat mengemudi, selalu melihat sudut blindspot saat pindah jalur atau saat berbelok.

Kebiasaan mengemudi

  • Control RPM : Tekanan pedal akselerasi atau deselerasi secara lembut, pengoperasian gear yang ideal.
  • Hal yang harus ditetapkan saat mengemudi adalah : Mengalah, sopan, safety (jaga jarak), waspada, positif thinking.
  • Control Speed : Semakin cepat kendaraan bergerak, maka semakin sempit area pandang dan daya pandang.

Over taking

Overtaking

Sebelum melakukan over taking, pengemudi harus memperhatikan soal kepentingan, keselamatan dan kemampuan. Untuk langkah-langkah melakukan over taking adalah :

  • Lampu sign
  • Jaga jarak aman
  • Minimalkan Blindspot
  • Manuver atau bergerak saat kondisi sudah aman
  • Gunakan gear rendah
  • Putar kemudi secara lembut dengan sudut kecil
  • Lakukan satu persatu

Asuransi

Safety Driving sangat perlu namun tidak ada salahnya kamu untuk mengasuransikan mobil agar terhindar dari beragam resiko kecelakaan yang tidak terduga meskipun kamu telah menerapkan safety drive namun belum tentu orang lain menerapkannya, oleh karena itu asuransi mobil diperlukan.

Beli asuransi mobil sekarang lebih praktis, aman dan banyak promo di cermati.com Ayo tunggu apalagi, segera temukan mobil impianmu dan asuransinya juga ya!

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here