Tips Mudik Menggunakan Mobil Pribadi Bersama Anak

RAJAMOBIL.COM – Musim mudik akan segera tiba. Beberapa keluarga bahkan sudah mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halamannya. Jika kalian berangkat dengan membawa serta keluarga, termasuk anak-anak tentu akan banyak yang perlu dipersiapkan.

Berikut beberapa tips mudik menggunakan mobil dengan membawa serta keluarga dan anak-anak :

  • Cek terlebih dahulu seluruh kesiapan dan perlengkapan wajib dalam kendaraan, termasuk kondisi mobil. Jangan lupa ganti oli mesin agar nyaman saat berada di jalan. Pastikan mobil dalam keadaan sehat dan nyaman.
Alat darurat untuk keperluan mudik
  • Apapun jenis kendaraannya, gunakan tempat dengan sebaik-baiknya. Misalnya, tempatkan tempat duduk anak (car seat) di kursi baris kedua dan jangan pernah membiarkan anak-anak duduk di baris depan, apalagi ketika melakukan perjalanan mudik dengan jarak jauh.
  • Sediakan ruang gerak untuk anak yang cukup. Bisa juga dengan menambah ruang untuk alas tidur yang nyaman, agar anak bisa bersender. Gunakan bantal yang nyaman dan selimut yang tipis agar tidak terlalu memakan banyak tempat. Sebenarnya mobil tipe sedan tidak disarankan untuk digunakan mudik jarak jauh, karena selain memiliki head room yang rendah, anak-anak juga tidak bisa bergerak bebas. Sebaiknya gunakan mobil multi guna (MPV) yang memiliki head room tinggi dan leg room yang lega terutama di baris kedua. Agar anak-anak bisa bebas untuk bergerak dan terasa nyaman.
Bagasi saat mudik
  • Pastikan semua barang bawaan dikemas dengan rapih dan ditempatkan di bagasi, sehingga tidak membatasi ruang gerak untuk anak saat berada di kabin mobil. Hindari menumpuk barang bawaan di samping kursi yang bersamaan dengan anak, karena akan beresiko mengganggu dan membuat mereka tidak nyaman selama perjalanan.
  • Sediakan plastik untuk tempat sampah dan juga untuk kantung muntah yang dibutuhkan sewaktu-waktu ketika anak mengalami mabuk di perjalanan. Pastikan plastik tersebut diletakkan di tempat yang mudah dijangkau.
Ilustrasi / Keperluan anak saat mudik
  • Bawa barang-barang yang memang penting dan dibutuhkan, seperti tissue kering, tissue basah, botol minum, botol air isi ulang, mainan favorit anak, buku bacaan, buku gambar, serta koleksi lagu dan film anak. Hal tersebut bisa digunakan ketika mereka merasa bosan selama perjalanan mudik.
  • Apabila membawa anak yang masih mengonsumsi ASI, siapkan makanan pendampingnya. Sertakan juga pemanas portable dan wadah anti bocor yang sewaktu-waktu diperlukan untuk mengolah makanan di dalam kendaraan.
  • Persiapkan popok dan pakaian yang nyaman saat melakukan perjalanan mudik.
  • Untuk melindungi anak-anak dari paparan sinar matahari, tidak ada salahnya jika mobil dilengkapi dengan tirai khusus mobil yang mumpuni dan gunakan kaca film berkualitas.
Tombol Child Lock
  • Manfaatkan fitur keselamatan berkendara dengan menjangkau pandangan jendela belakang dari kemudi depan. Atau bisa juga dengan mengaktifkan child lock baik untuk jendela maupun pintu belakang agar tidak mudah dibuka dan dimainkan oleh anak-anak. Pastikan semuanya beroperasi dengan baik dan sempurna sebelum berangkat mudik.
  • Jika anak dibekali dengan perangkat elektronik seperti handphone atau tablet, pastikan piranti tersebut dalam kondisi yang fully charged. Namun pemakaiannnya perlu dibatasi.
  • Berhentilah di rest area setiap tiga hingga lima jam sekali, untuk memberikan anak-anak kesempatan buang air kecil atau sekedar rehat.
  • Bekali anak-anak dengan makanan ringan yang sehat agar tidak merasa kelaparan saat dalam perjalanan. Hindari jajan makanan atau minuman yang belum terjamin bersih dan sehatnya.
  • Pastikan kotak P3K tidak hanya terisi oleh obat-obatan dewasa saja, tapi juga untuk anak-anak, seperti obat penurun panas, termometer, plester luka, minyak telon, hingga vitamin untuk menjaga kondisi tubuh anak agar tetap memiliki imun yang kuat selamat perjalanan mudik.
Selalu sedia kotak P3K dalam mobil
  • Siapkan peralatan mandi untuk anak yang mudah dan ringkas, sesuai dengan kebutuhan.
  • Apabila memungkinkan untuk membawa stroller, bisa diletakkan di bagasi. Namun jika bagasi sudah penuh, jangan dipaksakan untuk membawa stroller bayi. Kalian bisa menyewanya saat sampai di lokasi tujuan.
  • Dan yang terakhir, sesuaikan waktu berangkat dengan kondisi lalu lintas. Caranya, pantau terlebih dahulu kondisi kepadatan lalu lintas tiga hari sebelum keberangkatan. Pelajari polanya. Atau bisa juga berangkat sebelum jam sahur, jadi bisa sekalian sahur di jalan. Kenapa demikian, karena biasanya kondisi jalan pada jam tersebut belum terlalu ramai. Namun hal tersebut benar-benar amat tergantung dengan volume kendaraan yang ada di jalan. Jadi, kuncinya jika sudah terjebak macet, bersabarlah. Yang penting selamat hingga tujuan. Nikmati perjalanan bersama keluarga dengan banyak bercerita dan saling bertukar pikiran.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here