Jakarta – Sehubungan dengan berlangsungnya Asian Games 2018, Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Ditlantas Polda Metro Jaya dan pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) segera memberlakukan uji coba perluasan ganjil-genap yang akan dimulai pada tanggal 2 – 31 Juli 2018, setiap Senin – Minggu pada waktu 06.00 – 21.00 WIB.

Para pengendara sejatinya harus pandai memilih jalur mana yang tidak diberlakukan aturan tersebut. Adapun ruas jalur alternatif saat uji coba perluasan pembatasan lalu lintas ganjil-genap tersebut sebagai berikut :

Kendaraan dari arah Timur dapat melewati

  • Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Suprapto – Jl. Salemba Raya – Jl. Matraman dan seterusnya.
  • Jl. Akses Tol Cikampek – Jl. Sutoyo – Jl. Dewi Sartika dan seterusnya.

Kendaraan dari arah Utara dapat melewati

  • Jl. RE Martadinata – Jl. Danau Sunter Barat – Jl. HBR Motik – Jl. Gunung Sahari dan seterusnya.
  • Jl. S Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Suryo Pranoto / Jl. Cideng dan seterusnya.

Kendaraan dari arah Selatan dapat melewati

  • Jl. Warung Jati Barat – Jl. Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl. Soepomo – Jl. Saharjo dan seterusnya.
  • Jl. RA Kartini – Jl. Ciputat Raya dan seterusnya

Untuk menunjang kenyamanan saat uji coba perluasan area ganjil-genap, adapun angkutan umum penunjang kebijakan tersebut, seperti :

Bus Transjakarta

  • Dari arah Utara : Kor 1 (Blok M – Kota), Kor 5 (Kp. Melayu –  Ancol) , Kor 9 (Pinang Ranti – Pluit), Kor 10 (PGC Cililitan – Tj Priok)
  • Dari arah Timur : Kor 2 (Pulogadung – Harmoni), Kor 4 (Tugas – Dukuh Atas), Kor 9 (Pinang Ranti – Pluit), Kor 11 (Kp. Melayu – Pulogadung), Kor 13 (Tendean – Puri Beta)
  • Dari arah Barat : Kor 3 (Pasar Baru – Kalideres)
  • Dari arah Selatan : Kor 6 (Ragunan – Dukuh Atas), Kor 7 (Kp. Rambutan – Kp. Melayu), Kor 8 (Lb. Bulus – Harmoni)

Feeder Bus Transjakarta

  • Jl. Sudirman, MH Thamrin, Jl. Benyamin Sueb, Jl. A Yani, Jl. MT Haryono, Jl. Gatot Subroto, Jl. HR Rasuna Said, Jl. Metro Pondok Indah.
Peta Kawasan Ganjil Genap Asian Games 2018

Pengecualian kendaraan bermotor yang dapat memasuki kawasan ganjil-genap adalah :

  • Kendaraan Pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia yakni :
    1. Presiden RI/ Wakil Presiden RI
    2. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat/ Dewan Perwakilan Rakyat/ Dewan
      Perwakilan Daerah dan
    3. Ketua Mahkamah Agung/ Mahkamah Konstitusi/ Komisi Yudisial.
  • Kendaraan Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu negara
  • Kendaraan dinas operasional berplat dinas, kendaraan Atlit dan Official yang bertanda khusus (sticker) Asian Games
  • Kendaraan pemadam kebakaran
  • Kendaraan ambulans
  • Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
  • Kendaraan angkutan umum (plat kuning)
  • Kendaraan angkutan barang Bahan Bakar Minyak dan Bahan Bakar Gas
  • Sepeda motor
  • Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas POLRI, seperti kendaraan pengangkut uang (Bank Indonesia, antar Bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari POLRI.

1 KOMENTAR

  1. Saya tinggal di Tambun bekerja di Pejaten, dan bareng isteri kerja di RS Medistra selama ini menggunakan mobil pribadi dan sampai di lokasi kerja pukul 06.30 WIB. Namun,keberadaan penerapan Ganjil Genap sangat membingungkan saya. Untuk naik angkutan umum jarak dengan rumah terdekat 8 Kilometer dan butuh waktu sekitar 20-30 menit. Kalau naik kendaraan pribadi waktu 20-30 menit via tol Cikampek sudah sampai Pondok Gede. Jelasnya naik mobil pribadi lebih cepat sampai lokasi kerja dan lebih irit dianding naik angkutan umum. Sekali lagi sedih amat ini dengan penerapan ganjil genap ada solusi buat aku ?

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here