RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Sebanyak 199.600 unit mobil mampu di ekspor Toyota tahun lalu. Angka ini meningkat 4 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 199.600 unit. Ekspor tersebut dilakukan Toyota dalam bentuk utuh atau CBU.

Pertumbuhan tersebut menunjukan eksistensi Toyota dalam melakukan ekspor pada produk-produk yang mereka buat di Indonesia. Setidaknya, ada 80 negara yang jadi tujuan Toyota dalam memasarkan produk yang mereka buat di Indonesia. Negara tersebut terus mengalami pertumbuhan tiap tahunnya.

Sementara untuk produk yang paling banyak di ekspor ialah Fortuner. Mobil berbentuk sport utlity vehicle (SUV) ini di ekspor sebanyak 52.600 unit atau sekitar 25% dari total ekspor kendaraan utuh (CBU) Toyota. Untuk produk keduanya ialah Avanza. Mobil yang diproduksi oleh Daihatsu ini mampu diekspor sebanyak 35.300 tahun lalu.

Namun ternyata, tidak hanya melakukan ekspor kendaraan utuh, Toyota juga berhasil mengekspor kendaraan dalam bentuk terurai atau Completely Knock-Down (CKD) sebanyak 42.700 unit, mesin tipe TR dan NR sebanyak 146.000 unit serta komponen sebanyak 107,6 juta buah.

Beberapa capaian positif kinerja ekspor juga telah ditorehkan. Mengawali tahun 2018, destinasi ekspor model SUV Toyota Rush telah diekspansi yang awalnya hanya dikapalkan ke Malaysia, kini menjadi ke lebih dari 50 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Amerika Latin. Selanjutnya, Toyota menandai tercapainya 1 juta volume kumulatif ekspor CBU bermerek Toyota di bulan September.

Selain itu, menutup tahun 2018, di akhir bulan
November Toyota juga meraih dua penghargaan dari Bank Indonesia atas konsistensi mengelola investasi dan ekspor.

Berikut 5 Mobil Toyota Paling Banyak di Ekspor Pada 2018

Fortuner 52.600 Unit
Avanza 35.300 Unit
Rush 34.100 Unit
Agya 31.000 Unit
Vios 23.100 Unit
Kijang Innova, Yaris dll 30.500 unit.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here