Mengendarai kendaraan di jalan raya tentu memiliki resiko. Baik itu kecelakaan atau mengalami menabrak sesuatu hal saat melakukan perjalanan. Sebab, berkendara merupakan salah satu kegiatan yang penuh resiko.

Apalagi, saat Anda melakukan melakukan perjalanan di malam hari. Tingkat resiko kecelakaan lebih tinggi. Untuk itu, saat ini pabrikan mobil telah melengkapi produknya dengan teknologi yang bisa membantu penggunanya saat berkendara di malam hari. Seperti teknologi LED (light-emitting diode).

Selain itu, ada juga lampu LED DRL (Daytime Running Light) untuk memaksimalkan kebutuhan pencahayaan, di mana dapat memberikan efek cahaya terang terbaik untuk berkendara pada siang ataupun malam hari.

Tidak hanya itu, Chevrolet Indonesia juga memberikan 9 tips aman berkendara di malam hari. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini:

1. Redupkan Lampu Indikator/Speedometer dan Lampu Dasbor Anda

Jika kendaraan Anda memiliki fitur dimmer switch, redupkan lampu dashboard dan instrument mobil karena cahaya terang dari lampu LED dasbor dan layar infotainment dapat menciptakan pencahayaan yang tidak perlu dan dapat mengganggu fokus mata Anda. Meredupkan lampu dashboard dapat menghilangkan pantulan cahaya di kaca depan dan memungkinkan mata Anda untuk menyesuaikan penglihatan ketika mengemudi dalam keadaan gelap.

2. Gunakan Lampu Utama (Headlights) dengan Bijak

Ketika mengemudi di daerah yang minim penerangan seperti di daerah pedesaan, pengemudi akan tergoda untuk tetap menyalakan lampu sorot jauh (high beams), tetapi jangan lupa untuk mengalihkannya ke sorot rendah (low beams) ketika ada kendaraan yang mendekat.

3. Pakailah Kacamata Anti-Reflektif

Pilihlah kacamata yang tepat sehingga Anda dapat meningkatkan visibilitas dan penglihatan yang lebih baik saat mengemudi di malam hari. Pilihan terbaik adalah menggunakan lensa kacamata sesuai rujukan dokter yang memiliki lapisan anti- reflektif. Lapisan ini dapat meredam cahaya tambahan yang tidak perlu sehingga memungkinkan lebih banyak cahaya untuk membantu penglihatan.

4. Jaga Kebersihan

Bersihkan lampu depan, lampu belakang, lampu sein, jendela dan cermin setidaknya seminggu sekali, atau lebih sering jika diperlukan. Kaca depan yang tampak bersih pada siang hari bisa saja memiliki goresan atau garis-garis yang dapat menyebabkan silau pada malam hari.

5. Sesuaikan Headlight (Lampu Depan Kendaraan) & Kaca Spion

Meskipun lampu depan umumnya telah diarahkan dengan benar oleh pabrik perakitan, ada baiknya jika teknisi servis yang berkualifikasi memeriksa kembali arah lampu depan mobil Anda untuk memastikannya akan menerangi jalan dengan tepat tanpa menyilaukan pengemudi lain dari arah berlawanan.

6. Kurangi Kecepatan dan Berikan Jarak Berhenti

Mengurangi kecepatan dan memberikan jarak berhenti lebih panjang di depan sangat penting saat kita berkendara di malam hari, karena depth perception (kemampuan mata untuk mengenali sesuatu dalam bentuk tiga dimensi & penilaian terhadap jarak suatu objek), pengenalan warna, dan peripheral vision (penglihatan seseorang di sekeliling benda utama yang ia lihat atau penglihatan selain dari penglihatan fokus) akan terganggu setelah gelap.

7. Waspadalah pada Kehadiran Hewan di Jalan

Pada saat kita berkendara, hewan seperti anjing dan kucing sering kita jumpai melintasi jalan raya. Oleh karena itu, sebaiknya kita perlu sangat waspada, karena sorot lampu high beams Anda bisa gagal menerangi jalan sehingga membahayakan Anda pada saat melakukan mengereman pada saat dibutuhkan.

8. Jangan Mengemudi Ketika Anda Dalam Kondisi Tidak Fit

Mengkonsumsi alkohol atau beberapa obat resep dokter dan obat herbal dapat merusak kemampuan mengemudi. Bahkan meneguk satu gelas alkohol saja dapat menyebabkan kelelahan.

9. Hindari Berkendara Ketika Anda Sedang Lelah

Para ahli mengatakan mengemudi dalam keadaan mengantuk menjadi penyebab utama lebih dari 20 persen pada peristiwa kecelakaan yang berakhir dengan kematian di jalan. Sebagian besar kecelakaan berhubungan dengan kelelahan yang terjadi di malam hari, dan kelelahan adalah faktor yang mungkin terjadi dalam pada hampir 1/3 kecelakaan kendaraan tunggal di daerah pedesaan.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here