RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Perkembangan teknologi pada kendaraan roda empat akhir-akhir ini berjalan dengan sangat cepat. Terbukti dengan adanya Tesla, pabrikan dari mobil bertenaga listrik, yang selalu memberikan terobosan-terobosan terbaru dalam menggabungkan teknologi bersama dengan mobil. Akan tetapi, terobosan terbaru tersebut tidak selamanya dapat membantu para pengendaranya.

Dilansir dari Carscoops, setelah Tesla mengeluarkan pembaharuan terhadap perangkat lunak mereka, pembaharuan tersebut malah memberikan dampak yang negatif. Diantaranya adalah sistem self-driving yang kurang sempurna.

Baca juga: Diam-diam Wuling Merilis MPV Baru Kakak Kandung dari Cortez

Pembaharuan terhadap versi 10.0 pada sistem operasi mobil Tesla ini sejatinya datang bersamaan dengan sistem self-driving, dimana sistem yang bernama “Smart Summon” ini ditujukan bagi para pemilik yang sudah melakukan pembayaran terhadap sistem “Enhanced Autopilot.”

Update Fitur Tesla Menimbulkan Insiden?

Baca Juga: Suzuki S-Presso Resmi Meluncur, Harganya Mulai Rp 70 Jutaan!

Digadang-gadang akan memberikan kemudahan bagi para pemiliknya, ternyata pembaharuan sistem ini mengalami kendala yang cukup membahayakan.

Para pengguna Tesla yang sudah melakukan pembaharuan tersebut akhirnya mengunggah video dimana mobil Tesla mereka, yang sedang menggunakan fitur “Smart Summon” ini, mengalami beberapa masalah. Seperti berhenti secara tiba-tiba padahal jarak dengan objek lain sudah aman.

Tidak hanya itu, unggahan lain menyebutkan bahwa mobil yang memiliki harga cukup mahal di Indonesia menabrak pagar pembatas di rumah seseorang.

Update Fitur Tesla Menimbulkan Insiden?

Lebih berbahayanya lagi, ada juga unggahan yang memperlihatkan mobil tersebut hampir tertabrak oleh kendaraan lain, ketika pemiliknya sedang menggunakan fitur tersebut.

Baca Juga: Dorong Keselamatan Lewat BMW Costumer Safety Driving Experience

Update Fitur Tesla Menimbulkan Insiden?

Menghadapi gelombang kritik, pihak Tesla menjelaskan bahwa fitur “Smart Summon” ditujukan untuk penggunaan pada lahan parkir pribadi, atau jalanan yang kosong. Pengemudi tetap dianggap bertanggungjawab terhadap mobil tersebut jika terjadi insiden.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here