Sering Rusak, Renault Duster Jadi Mobil Sampah

RAJAMOBIL.COM, New Delhi – Sempat menjadi bintang di pasar India, Renault Duster kini memasuki masa suram setelah banyak menerima keluhan dari konsumen terkait masalah teknis dan perbaikan yang dilakukan dinilai tak memuaskan.

Duster menjadi pionir sebagai pendulang penjualan di India, dan menjadi pemacu Renault untuk meluncurkan beberapa model lainnya, yakni Pulse, Fluence dan Koleos. Tapi belakangan penjualan Duster mulai melorot, bahkan versi facelift juga tak mampu menolong meningkatkan penjualan model ini, demikian seperti dikutip topyaps.com.

Pada awal 2014, Renault memindahkan basis produksi Duster setir kanan untuk pasar ekspor dari pabrik di Chennai, India, ke pabrik Pitesti, milik Dacia di Rumania.

Sementara itu, Dacia telah banyak menerima keluhan di Inggris terkait masalah karat pada SUV Duster yang diimpor dari India. Dacia menyebutkan bahwa pabrik Duster di India telah melakukan proses produksi yang tidak konsisten, terutama dalam proses pengecatan, sehingga memicu terjadinya karat pada pintu dan kap mesin.

Cerita buruk tentang Duster kembali muncul, kini datang dari India. Disebutkan bahwa salah satu pemilik yang frustrasi dengan Renault Duster telah menghibahkan mobilnya sebagai mobil pengangkut sampah di sebuah desa bernama Morak. Adalah Rajesh Parota, pebisnis yang berasal dari Kota, Rajasthan, telah mendonasikan Duster miliknya sebagai mobil sampah.

Parota mengaku Duster miliknya telah menghabiskan waktu total selama 200 hari di bengkel untuk servis dan perbaikan masalah pada penyejuk udara dan sistem kelistrikan sejak mobil itu dibeli. Dan setelah perbaikan, berbagai masalah itu ternyata tak juga menghilang.

Untuk memaksimalkan fungsinya sebagai mobil pengangkut sampah, Parota melepas bangku baris ketiga untuk menampung tong sampah berukuran lumayan besar. [mor]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here