Jakarta – Jika kita berbicara tentang wireless charging, mungkin yang pertama kali terbesit adalah smartphone. Teknologi nirkabel kian berkembang pesat tidak hanya pada gadget, namun, untuk dunia otomotif juga berkembang. BMW i-Division, meluncurkan teknologi terbaru untuk mobil listrik (EV) mereka yakni wireless charging system berkapasitas 3.2 kW.

BMW i akan memulai penjualan pengisian daya nirkabel untuk kendaraannya pada beberapa bulan mendatang. Sistem pengisian nirkabel pertama kali akan tersedia pada BMW 530e iPerformance.

Melalui sistem pengisian nirkabel, pemilik kendaraan memungkinkan melakukan pengisian energi tanpa kabel dengan posisi kendaraan berada diatas alas charger. Tentu pengisian daya nirkabel menjadi kemudahan bagi pengguna, serta menyederhanakan proses pengisian plug-in hybrid dengan menghilangkan kabel yang terhubung.

Transfer energi tanpa kontak dilakukan melalui medan elektromagnetik antara dua komponen, yang terletak delapan sentimeter terpisah. Komponen utama terdiri dari stasiun pengisian induktif yang disebut GroundPad yang dapat dipasang di garasi atau di luar ruangan, dan komponen kendaraan sekunder yang dikenal sebagai CarPad, yang terakhir dipasang di bagian bawah kendaraan.

GroundPad menghasilkan medan magnet, sementara CarPad menginduksi arus listrik yang kemudian mengisi baterai tegangan tinggi di dalam mobil. Untuk akurasi posisi, sistem ini membaca beberapa penyimpangan posisi optimal hingga 7cm secara longitudinal dan hingga 14 cm lateral. Terdapat garis berwarna yang ditampilkan melalui Control Display untuk membantu memandu pengemudi saat parkir dan terdapat ikon grafik yang ditampilkan saat posisi parkir yang benar untuk pengisian daya induktif telah sempurna.

Sistem ini memiliki daya pengisian sebesar 3,2 kW dan memiliki tingkat efisiensi sekitar 85%, memungkinkan baterai pada 530e iPerformance akan terisi penuh dalam waktu sekitar 3,5 jam. Selama pengisian, radiasi elektromagnetik ambient terbatas pada bagian undercarriage kendaraan. Setelah baterai terisi penuh, sistem akan mati secara otomatis.

Durabilitas GroundPad juga telah difikirkan oleh BMW, sehingga mampu menahan kondisi cuaca buruk sekalipun. Dilansir dari paultan.org, BMW mengatakan bahwa semua komponen dalam sistem yang menghantarkan listrik terlindung dari hujan dan salju, dan mengemudi di atas GroundPad tidak akan merusaknya dengan cara apa pun.

Peluncuran sistem pengisian nirkabel pertama kali akan dimulai di Jerman, kemudian diikuti oleh Inggris, Amerika Serikat, Jepang dan Cina.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here