5 Alasan Penunjang Toyota Supra Bakal Lahir Kembali

Autoguide

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Sudah lebih dari sedasawarsa sejak model terakhir Toyota Supra diproduksi, namun hingga saat ini belum juga lahir generasi penerusnya.

Bagi Toyota, model Supra telah memainkan peran penting dengan menempatkan raksasa otomotf Jepang itu dalam peta persaingan mobil sport. Bahkan selama bertahun-tahun, mesin twin turbo berkode 2JZ milik Toyota Supra masih menjadi salah satu mesin yang paling digemari kalangan pemodifikasi, berkat tenaganya yang besar sehingga berpotensi melawan para rivalnya, seperti Nissan GT-R.

Sepertinya sekaranglah saatnya bagi Toyota untuk melahirkan kembali mobil sport legendaris itu di tengah kian ketatnya persaingan mobil sport berperforma tinggi yang dibekali mesin hybrid dan mesin alternatif lain.

Autoguide
Autoguide

Berikut lima alasan yang dapat menguatkan rencana kelahiran kembali Toyota Supra, yaitu:

  1. Konsep FT-1

Kehadiran mobil sport konsep Toyota FT-1 di ajang Detroit Auto Show 2014 telah membuka mata dunia bahwa Toyota tengah menyiapkan mobil sport anyar. Sejumlah kalangan menilai mobil konsep itu adalah cikal bakal Toyota Supra generasi anyar. Tapi dua tahun berlalu, belum ada juga pengumuman resmi dari Toyota soal jadwal kehadiran Supra. Tapi dalam periode itu, ada dua konsep yang diperkenalkan, pertama warna merah yang mejeng di Detroit Auto Show dan konsep kedua berkelir abu-abu gelap.

Kabar bagusnya adalah keinginan dari Presiden Toyota, Akio Toyoda, agar kepala tim insinyur yang mengembangkan Toyota 86, Tetsuya Tada, untuk membangun penerus Supra sesegera mungkin. Tapi lagi-lagi kabar yang menyebutkan jadwal kelahiran Supra baru belum juga muncul.

  1. Toyota butuh mobil sport ikonik

Acura NSX akhirnya diperkenalkan, kemudian New Ford GT juga siap mengaspal, dan Nissan GT-R terus berbenah. Tapi Toyota belum memiliki model sport setara untuk mengimbangi ketiga rivalnya itu. Saat ini satu-satunya model sport milik Toyota adalah Toyota 86, sementara Celica, MR-2/MR-S dan Supra sudah lama tinggal kenangan. Inilah faktor penguat bakal lahirnya kembali Supra ke muka Bumi.

  1. Foto jepretan fotografer spy

Belum lama ini, sejumlah fotografer spy berhasil mengabadikan sebuah prototipe yang tengah diuji, yang kemungkinan adalah penerus BMW Z4. Diyakini prototipe ini adalah hasil kolaborasi BMW dengan Toyota, dan platform yang dipakai disebut-sebut sama dengan yang akan menopang bodi Toyota Supra. Meski menggunakan platform yang sama, tapi kedua pabrikan sepakat untuk tidak saling sikut di pasar. Untuk itu, penerus Supra akan diposisikan untuk menantang Porsche 911 dan Mercedes-AMG GT. Sedangkan BMW akan meladeni Porsche Boxster dan Mercedes SLC.

  1. Aliansi BMW-Toyota

Berbekal sukses kemitraan Toyota dengan Subaru yang melahirkan Toyota 86 dan Subaru BRZ, maka cukup banyak alasan untuk optimistis bahwa kolaborasi Toyota-BMW bakal lebih sukses. Kemitraan itu pertama kali diumumkan pada 2012, dan pada akhir 2014, kedua pabrikan mengonfirmasi proyek tersebut telah beranjak ke tahapan pembuatan konsep. Banyak kalangan yakin platform mobil sport baru itu akan menopang BMW Z5 sebagai penerus Z4 dan Toyota Supra generasi baru.

Fokus dari kemitraan itu sekarang adalah mengembangkan teknologi fuel cell, komponen ringan dan sistem hybrid. Target itu sepertinya akan mudah dicapai karena kedua pabrikan sama-sama punya sejarah dalam mengembangkan beberapa mobil sport berharga terjangkau terbaik di dunia

  1. Pendaftaran paten Supra di Eropa

Kabar terbaru adalah pendafataran paten untuk merek Supra oleh Toyota di Eropa. Langkah ini menyusul pendaftaran paten serupa untuk pasar AS. Meski alasan pengajuan paten ini agar nama Supra tak dipakai oleh kompetitor, tapi ini juga menjadi indikasi bahwa Toyota tengah menggarap model sport anyar ini.

Dari kelima alasan itu, para penyuka kecepatan mungkin harus lebih banyak berdoa agar kelahiran New Supra dan BMW Z5 bisa lebih cepat. Sambil berdoa, mereka, termasuk Anda, mungkin harus menyimak laporan dari motoring yang menyebutkan bahwa mesin Supra dan transmisi akan dipasok oleh BMW dan mesin turbocharged 2.0-liter segaris empat silinder akan menjadi dapur pacu utamanya.

Untuk Supra, mesin direct-injection turbo empat silinder akan dipadukan dengan teknologi ‘super conductor hybrid’, sehingga mobil plug-in hybrid ini mampu menyemburkan tenaga 260kW. Tapi Toyota masih punya pilihan teknologi hybrid terkini yang dipakai Yaris Hybrid R Concept atau yang lebih canggih lagi yang dibenamkan pada mobil balap Toyota TS040 Hybrid yang berlaga di balap ketahanan 24 jam Le Mans. [yog]

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here