Pembeli Daihatsu Sigra Lebih Banyak Pilih Transmisi Manual, Ini Alasannya

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil melego lebih dari 12 ribu unit Sigra sejak diperkenalkan pada 11 Agustus 2016 lalu. Menariknya, dari jumlah tersebut, sebagian besar pembeli Daihatsu Sigra memilih transmisi manual dibanding matik.

Hal tersebut seperti yang dipaparkan oleh Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation.

“Sebanyak 86 persen pembeli Sigra memilih transmisi manual. Untuk varian yang paling banyak dipesan itu R Deluxe dengan total 34 persen,” terang Hendrayadi di Jakarta, Selasa (20/9).

Sementara itu, Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT ADM turut menanggapi mengapa Sigra bertransmisi manual paling banyak dipesan. Menurutnya, hal tersebut seiring dengan kebiasan orang Indonesia yang lebih terbiasa menggunakan mobil bertransmisi manual.

“Kalau melihat kebiasan orang Indonesia itu umumnya manual, mau merek apapun kecuali premium brand pasti milihnya manual. Kenapa? Karena orang Indonesia takut kalau pakai matik dalam pikirannya itu kalau mogok enggak bisa ditarik dan didorong, takut kalau ganti mahal. Jadi lebih ke kebiasaan saja orang pilih manual,” tambah Amelia.

Amelia menambahkan, kebiasan orang Indonesia tersebut berbanding terbalik dengan pasar otomotif dunia di mana penjualan mobil matik bisa mencapai 90 persen dan manual hanya 10 persen.

“Di Indonesia kemungkinan karena perbedaan budaya, perbedaan pengetahuan, perbedaan lifestyle, makanya manual yang laku,” tambah Amelia.

Sementara itu, varian mesin yang paling banyak terjual untuk Sigra yakni menggunakan mesin 1.200 cc dengan presentasi 70 persen. Sementara mesin 1.000 cc hanya dipesan 30 persen dari total 12 ribu pembeli Daihatsu Sigra di Indonesia. [yog]

Dapatkan segera penawaran menarik Daihatsu Sigra, klik di sini !

2 KOMENTAR

  1. y itu jugakan karena kalo pilih yg matic itu nanti kalo rusak biaya servisnya mahal jadi kebanyakan lebih pilih yg manual,

  2. Orang indonesia kan biasanya ngga mau ribet kalau mobilnya mogok mendadak, Jadi mereka pilih yang simple dan ngga ngrepotin.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?