Perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV Dengan Toyota RAV4 dan BMW i3S

Perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV Dengan Toyota RAV4 dan BMW i3S

Bagi pecinta otomotif tentu mengetahui beberapa perbedaan Mitsubishi outlander PHEV dengan jenis lainnya. Teknologi yang digunakan dalam Outlander 2022 ini sangat baik digunakan pada negara yang belum memiliki fasilitas pengisian baterai mobil listrik. Seperti yang saat ini kita ketahui, mobil listrik memang sedang banyak digandrungi untuk digunakan karena hemat bahan bakar, nyaman, dan tentunya lebih ramah lingkungan.

Beberapa orang saat memilih mobil untuk dijadikan sebagai kendaraan pribadi, biasanya tidak akan main-main dalam menentukannya. Ada banyak pertimbangan yang dilakukan, karena selain berfungsi untuk alat transportasi pribadi, mobil juga merupakan sebuah investasi jangka panjang yang berharga.

Perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV Dengan Toyota RAV4

Perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV Dengan Toyota RAV4 dan BMW i3S

Jenis mobil listrik yang akhir-akhir ini sedang menjadi buah bibir adalah Outlander PHEV. Baru-baru ini, tidak mau kalah dengan tak mau kalah dengan Mitsubishi yang memiliki mobil Outlandernya, Toyota pun meluncurkan jenis mobil listrik yang diberi nama Toyota RAV4 PHEV. Konon katanya, jenis mobil ini merupakan pesaing dari jenis Outlander yang telah lebih dulu ada.  

Teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) pada mobil ini dirancang sedemikian rupa sehingga menjadi pilihan kendaraan yang ramah lingkungan. Selain itu, jenis mobil ini sangat ideal untuk dimiliki oleh masyarakat yang negaranya belum memiliki fasilitas pengisian baterai mobil di tempat-tempat umum. Dengan mengusung teknologi ini, diharapkan masyarakat memiliki pilihan lain saat memilih jenis mobil yang ramah lingkungan, yang saat ini sedang banyak digunakan. Salah satu faktor ini membuat perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV dengan Toyota RAV4 yang cukup tipis adanya.

Apabila Mitsubishi melalui Outlander PHEV dapat Anda miliki dengan harga kisaran sampai dengan 1.3 Miliar rupiah, mobil jenis Toyota ini memiliki harga yang jauh lebih ekonomis, yaitu sekitar 600 juta rupiah. Namun, harga ini masih harga yang saat ini berlaku di Jepang. Setelah masuk ke Indonesia, tentu harganya akan jauh berbeda.

Perbedaan Mitsubishi Outlander dengan jenis mobil ini terletak pada interior mobil. Jika Outlander sudah kita kenal sebagai model sedang atau MPV dengan teknologi hybrid dan SUV pertama di Indonesia, tentu sudah tidak diragukan lagi seberapa mewahnya desain interior mobil bagian luar dan dalam. Pada Mitsubishi Outlander ini, memiliki kelebihan tersendiri karena selain ramah lingkungan mobil ini juga menggunakan teknologi listrik yang telah banyak digunakan di berbagai negara, salah satunya Indonesia sendiri.

Sedangkan toyota RAV4 ini termasuk mobil SUV dan memiliki kapasitas 5 tempat duduk , dan berkualitas menengah untuk jenis mobil SUV. Toyota Rav4 sendiri merupakan jenis mobil dengan spesifikasi produk CBU (COmpletely Built Up) yang produknya langsung diimpor secara utuh dari negara asal pembuatannya yaitu Jepang. Tidak heran rasanya jika pada akhirnya mobil ini akan dibanderol dengan harga yang cukup besar. Namun keunggulannya, jenis kendaraan CBU umumnya memiliki kualitas produk yang jauh lebih baik.

Perbedaan Spesifikasi Mitsubishi Outlander PHEV dan BMW i3S

Perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV Dengan Toyota RAV4 dan BMW i3S

Tak mau ketinggalan, untuk meramaikan mobil ramah lingkungan, BMW Indonesia juga meluncurkan spesifikasi mobil terbaru yang diberi nama sebagai mobil listrik i3 atau yang lebih dikenal khalayak umum sebagai BMW i3S.

Memiliki panjang dimensi 4.006 mm, serta tinggi mobil 1.570 mm, yang menggunakan rangka karbon fiber dan desain yang dinamis . Ciri khas BMW elegan dan menonjol diletakkan pada bemper bagian depan, dengan mengusung tema surround dominasi warna hitam. Menggunakan sistem suspensi sport yang digunakan sebagai acuan standar untuk diturunkan jika ingin jarak yang terendah.

Perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV dengan mobil bertenaga listrik dalam spesifikasi mobil salah satunya adalah jenis Outlander PHEV menggunakan tampilan mewah berdesain dynamic shield yang dewasa ini tengah menjadi perbincangan di kalangan pasar otomotif. Jenis desain tersebut telah lebih dulu digunakan oleh mobil Pajero Sport, hingga Xpander.

Beralih ke bagian dasbor, mobil ini terlihat cukup modern dengan tambahan lekukan khas jenis SUV yang memberikan aksen kuat dan berotot dengan tegas. Tombol-tombol yang disediakan juga telah diletakkan sedemikian rupa secara ergonomis untuk memudahkan pengemudi mengakses fitur pada mobil tersebut.

Cara Kerja

Beralih kepada sistem kerja mesin, yang menjadi perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV adalah mobil ini dilengkapi dengan tenaga hingga 184 tk dengan torsi 270NM. Sehingga waktu tempuh jauh lebih singkat. Mobil ini dapat melaju hingga kecepatan 100 kpj yaitu dengan jarak tempuh di angka 260 kilometer.

Dibanderol dengan harga cukup fantastis, yaitu sekitar 1.299 miliar, Anda sudah dapat menikmati segala fasilitas terbaik yang diberikan oleh BMW ini. Sementara dari jenis fitur berkendara, yang menjadi perbedaan Mitsubishi Outlander dengan jenis mobil lainnya adalah adanya fitur auto Dimming Rear View Mirror sehingga tidak akan mengganggu visibilitas Anda saat mengendarai mobil. Kecanggihan mobil ini tidak sampai disitu saja, terdapat 3 jenis mode kendaraan yang dapat Anda pilih menyesuaikan dengan kondisi jalanan yang akan dilewati, seperti EV drive, series hybrid, serta Parallel hybrid.

Baca Juga: Perbedaan Mitsubishi Outlander Phev dan Outlander Sport Untuk Anda

Selain itu, alasan mengapa mobil SUV ini banyak diminati adalah karena memiliki fitur keselamatan yang canggih sehingga dapat memperkecil resiko cedera yang menghampiri. Hal yang tentu tidak kalah menarik dalam membicarakan perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV dengan mobil SUV lainnya,  atau malah paling menarik yang menjadi daya tarik mobil Mitsubishi Outlander ini adalah jenis mesin mobil yang telah menggunakan kapasitas 2.360 cc 16-valve DOHC MIVEC.

Dengan mengusung teknologi Atkinson-cycle.Penggabungan motor listrik dengan sumber tenaga SUV dengan baterai Lithium-ion yang total voltasenya berada pada angka mencapai 13/8 kWh. Dengan kecanggihan yang dimiliki tersebut, mobil ini akan menghasilkan tenaga sampai dengan 135 dk, pada 4.500 rpm serta torsi 211 Nm. Saat Anda melakukan perjalanan dengan mode quick charging tentunya tidak perlu khawatir Anda akan kehabisan daya baterai saat ada dalam perjalanan.

Kesimpulan

Saat memilih jenis mobil bertenaga SUV Anda tentu dituntut untuk memilih dan memilah mana spesifikasi yang mendekati mobil impian Anda dan keluarga. Sebelum memutuskan untuk membeli jenis mana yang akan Anda gunakan, pastikan untuk melakukan perundingan dan membicarakannya terlebih dahulu mengenai perbedaan Mitsubishi Outlander PHEV dengan mobil SUV merk lainnya yang ikut meramaikan pasar otomotif di Indonesia.

Hal ini sangat berguna untuk mengantisipasi jenis mobil yang tidak berstandar, atau tidak sesuai dengan keinginan Anda serta keluarga. Memiliki mobil yang sesuai dengan kriteria Anda sejak lama memang merupakan salah satu impian yang seharusnya terwujud. Selain berguna sebagai alat transportasi pribadi, mobil juga digadang mampu menjadi sebuah investasi jangka panjang. Mengingat mobil jenis SUV memang sedang banyak digunakan serta merupakan jenis mobil yang mewah, ramah lingkungan, dan tentunya hemat tenaga, sudah pasti dapat Anda pertimbangkan banyak sekali keuntungan saat memilih mobil ini untuk Anda miliki. Salah satunya adalah perbedaan Mitsubishi outlander PHEV dengan jenis lainnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Please enter your comment!
Please enter your name here